Dalam acara Cadena SER, Roncero menganalisis konferensi pers Mourinho menjelang pertandingan melawan Espanyol.

Mourinho sedang menghadapi salah satu tantangan terbesar dalam kariernya: mengembalikan Real Madrid ke puncak kejayaan. Pelatih asal Portugal ini akan memimpin Real Madrid melawan Espanyol pada hari Sabtu (22 Agustus, pukul 21:30 waktu setempat) untuk debut liganya. Setelah bursa transfer musim panas, Real Madrid memulai musim baru dengan ekspektasi tinggi.
Roncero sangat terkesan dengan perubahan sikap Mourinho yang ditunjukkan pada masa jabatannya yang kedua sebagai pelatih Real Madrid: "Saya menyukai semuanya tentang dia—ketenangan, rasionalitasnya, dan konsistensinya sepanjang konferensi pers. Hal ini membuat saya percaya bahwa ini bukan sekadar penampilan, melainkan perubahan nyata yang datang setelah bertahun-tahun pengalaman."
"Mourinho ingin Vinicius tetap bertahan"
Roncero percaya bahwa Mourinho telah berkembang dibandingkan dengan masa jabatan pertamanya di Real Madrid, dan kini dia kembali dengan pengalaman lebih serta tak akan mengulangi beberapa kesalahan di masa lalu.
Roncero berkata: "Mourinho 13 tahun yang lalu memiliki beberapa kontroversi dan masalah yang kita semua ketahui, tetapi dia belajar dari semua itu. Dia sangat ingin menyembuhkan luka Liga Champions, satu-satunya hal yang terlewatkan saat itu, dan dia tahu kesalahan mana yang tak boleh diulangi."
Aspek yang paling dihargai Roncero adalah cara Mourinho menangani kasus Vinicius. Pelatih Portugal ini memilih untuk mempertahankan bintang Brasil tersebut dan menjadikannya bagian integral dari rencananya.
Roncero menyatakan: "Mourinho jelas ingin Vinicius tetap di sini. Dia ingin memanfaatkan bakat Vinicius, dan apa yang saya lihat adalah Mourinho yang lebih matang. Mourinho dulu mungkin akan berkata: 'Dia kontroversial, dia punya masalah dengan Benfica, jadi jual dia dan beli pemain lain.' Tapi Mourinho saat ini sangat menarik bagi Real Madrid."
"Ambisinya hampir fanatik"
Namun, Roncero percaya bahwa kedewasaan Mourinho tidak mengubah faktanya: dia kembali ke Real Madrid untuk memenangkan juara. Oleh karena itu, ekspektasi yang dibebankan padanya harus sesuai dengan sejarah besar Real Madrid.
Roncero berkata: "Saya secara tegas menuntut gelar juara darinya. Dia sendiri tidak akan menerima hasil lain. Dia adalah pemenang sejati, dan ambisinya hampir fanatik."
"Pikirkan tentang apa yang dia raih di Porto, Chelsea, dan bahkan Real Madrid. Dia membawa Porto meraih Liga Champions, mencapai kesuksesan di Chelsea, memenangkan gelar liga rekor di Real Madrid, dan mengalahkan Barcelona yang hampir tak terkalahkan saat itu untuk memenangkan Copa del Rey."
Terakhir, Roncero meningkatkan ekspektasinya untuk masa jabatan kedua Mourinho di Real Madrid: "Dia tidak akan puas dengan mengatakan 'kami bersaing'. Dia akan mengatakan bahwa jika kami tidak memenangkan juara, itu adalah kegagalan. Apa yang saya tuntut darinya adalah gelar juara. Saya ingin gelar juara."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Real Madrid
José Mourinho
Tomás Roncero
Alle Kommentare