Menurut Sport1, Matthäus mengenang pengalaman menyakitkan saat kalah di final Liga Champions 1999 melawan Manchester United ketika membahas undian Liga Champions.

"Bayern tentu saja mendapatkan tiga tim kuat, tetapi secara keseluruhan, delapan pertandingan ini seharusnya bukan masalah bagi Bayern, dan mereka seharusnya bisa langsung melaju ke babak berikutnya," kata Matthäus di Sky Sport. Matthäus percaya bahwa raksasa Bundesliga masih menjadi salah satu favorit untuk memenangkan Liga Champions.
Bayern kebobolan gol di waktu tambahan
Namun, pertemuan dengan Manchester United masih menghantui legenda berusia 65 tahun itu. "Saya tidak benar-benar ingin mengingatnya, tetapi itu mungkin salah satu pertandingan yang tidak akan pernah saya lupakan: final Liga Champions 1999 melawan Manchester United, dan sekarang kami bertemu lagi 27 tahun kemudian."
Saat itu, Bayern kebobolan gol penyeimbang di waktu tambahan dalam final legendaris di Barcelona, kehilangan keunggulan 1-0 mereka dan akhirnya kalah 1-2 dari tim Inggris.
"Saya tidak ingin mengatakan itu balas dendam, tetapi bagi saya, pertandingan ini masih memiliki makna khusus," lanjut Matthäus. Pertemuan kembali melawan Setan Merah jauh lebih dari sekadar pertandingan Liga Champions biasa baginya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Manchester United
Bayern München
FC Barcelona
Alle Kommentare