Atletico Madrid diganggu oleh saga masa depan Julian Alvarez pada musim panas ini. Pelatih Real Madrid Jose Mourinho mengomentari situasi Alvarez.

Setelah dua musim berseragam rojiblanco, bomber Argentina itu mengatakan ingin bergabung Barcelona. Padahal kontrak Alvarez di Atletico baru akan habis empat tahun lagi.
Atletico baru akan melepas penyerang berusia 26 tahun itu jika banderolnya sebesar 150 juta euro ditebus. Di seberang kubu, Barca menawar Alvarez seharga 100 juta euro, yang pastinya ditolak. Namun, Blaugrana tampak "memaksa" agar tawaran itu diterima, yang membuat Los Colchoneros berang.
Pada akhirnya, kepindahan Julian Alvarez ke Barcelona tidak terwujud sampai jendela transfer ditutup. Saga transfer ini pun membuat si pemain jadi target kemarahan dari suporter Atletico.
Jose Mourinho mengatakan bahwa Julian Alvarez harus menerima kenyataan bahwa dia tidak dilepas oleh klubnya. Alvarez tetap harus bersikap profesional sambil menunggu bursa transfer selanjutnya dibuka untuk menyelesaikan perkara masa depannya.
"Tidak ada yang kenal dia lebih baik daripada Diego Simeone (pelatih Atletico-red), tidak ada yang tahu klubnya lebih baik daripada Simeone, dan saya kira saya tidak punya apapun untuk dikatakan tentang situasi ini," ujar the Special One di laman resmi Real Madrid.
"Apa yang biasanya saya katakan adalah ketika seorang pemain tidak puas, sampai 1 September, Anda harus puas atau tidak bermain sampai 1 Januari," lanjut mantan juru taktik Chelsea, Inter Milan, Manchester United ini.
"Itulah mengapa firasat saya dari kemarin, dari kemarin, dan setidaknya sampai 31 Desember, dia akan jadi seorang pemain yang penting untuk klub dia," lugas Jose Mourinho mengenai saga masa depan Julian Alvarez.
Real Madrid
Atlético Madrid
José Mourinho
Diego Simeone
Julián Alvarez
Alle Kommentare