Maarten Paes kalah saing dengan Marc-Andre Ter Stegen di Ajax. Direktur Jordi Cruyff angkat suara mengomentarinya.

Paes belum bermain di Eredivisie sejauh ini. Padahal, kiper Timnas Indonesia itu sempat jadi andalan di pramusim dan beberapa laga Conference League.

Kiper berusia 28 tahun itu kemudian tersisih oleh Ter Stegen, yang baru dipinjam Ajax dari Barcelona. Pemain asal Jerman itu langsung jadi kiper utama tim.

Terakhir, Ter Stegen gagal membawa Ajax menang saat melawan PSV. De Godenzonen kalah 1-3 pada Minggu (6/9) dini hari WIB.

Cruyff, yang juga sempat jadi penasihat teknik PSSI, mengomentari persaingan Maarten Paes dan Ter Stegen. Ia menyebut kiper Indonesia itu punya peran sendiri dalam tim.

"Kita membicarakan apa yang telah terjadi, tapi kita juga tahu bahwa beberapa pemain yang masih ada di sana telah membantu klub ini berkembang lebih jauh. Dia melakukan hal yang sama di babak play-off. Di situlah dia hanya menjalankan tugasnya," kata Cruyff, melansir VoetbalPrimeur.

"Awal kariernya di Ajax tidaklah mudah. Namun, cara dia menyambut para pemain baru saat ini, tak ada yang melihatnya, tak ada yang mengetahuinya, kecuali dia sendiri. Dia adalah pemain yang benar-benar mengutamakan tim, dan saya sangat menghormati hal itu," kata Cruyff.