Setelah putaran ketiga Serie A, gelombang kebangkitan melanda liga. Tim yang mencetak gol lebih dulu hanya memenangkan 2 pertandingan, dengan 5 tim mengalami kebangkitan dan 3 tim disamakan kedudukannya.

Setelah 3 putaran Serie A, belum ada satupun hasil imbang 0-0. Dalam dua putaran pertama, tim yang mencetak gol lebih dulu memenangkan 19 pertandingan, dengan hanya Udinese yang unggul 1-0 sebelum disamakan oleh Como.
Di putaran ketiga, Serie A menyaksikan serangkaian skenario mendebarkan:
Genoa memimpin Como 1-0, tetapi akhirnya kalah 1-4;
Fiorentina memimpin Torino 1-0, tetapi menderita kebangkitan 1-2, dengan Adams mencetak gol kemenangan di menit ke-82;
Napoli memimpin Inter Milan 2-0, tetapi menderita kebangkitan besar 2-3, dengan Lautaro mencetak gol kemenangan di menit ke-91;
Atalanta memimpin Roma 1-0, tetapi menderita pembalikan 1-2, dengan Soule mencetak gol kemenangan di menit ke-93;
Udinese memimpin Lazio 1-0, tetapi menderita kebangkitan 1-2, dengan Gudmundsson mencetak gol kemenangan di menit ke-88;
Monza memimpin Parma 1-0, tetapi disamakan 1-1;
Sassuolo memimpin Bologna 2-0, tetapi Dovbyk menyamakan kedudukan di menit ke-91;
AC Milan memimpin Juventus 1-0, tetapi Gatti menyamakan kedudukan di menit ke-92.
Hanya dua tim yang mencetak gol lebih dulu mempertahankan kemenangan mereka. Frosinone memimpin Venezia 2-0, tetapi disamakan 2-2, dengan Kvaratskhelia mencetak gol kemenangan di menit ke-83; Cagliari membuka skor melalui Daniel Maldini dan akhirnya menang 1-0.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
AC Mailand
AS Rom
Juventus Turin
Parma FC
Inter Mailand
Lazio Rom
Udinese Calcio
FC Bologna
Lecce
Atalanta Bergamo
Cagliari Calcio
AC Florenz
FC Turin
SSC Neapel
SSC Venezia
FC Genua
Calcio Como
AC Monza Brianza 1912
Frosinone Calcio
Sassuolo Calcio
Alle Kommentare