AS Roma memulai musim dengan cemerlang. Mantan pelatihnya, Fabio Capello, melihat banyak hal menjanjikan dari tim besutannya Gian Piero Gasperini.

Roma start dengan impresif, meraih kemenangan di tiga pertandingan pertamanya. Tim berjuluk Serigala itu menghabisi Fiorentina dan Lecce 4-0, lalu mencatatkan comeback gemilang 2-1 atas Atalanta.

Saat ini anak-anak asuh Gasperini memimpin klasemen Liga Italia dengan nilai sempurna sembilan. Mereka unggul selisih gol atas Inter Milan, satu-satunya tim selain mereka yang juga masih sempurna.

Awal musim yang niscaya amat menggembirakan buat Roma, terutama melihat kemampuan menyerang dan bertahannya. Sejauh ini mereka jadi tim paling produktif (10 gol) dan paling jarang dijebol (1 gol).

Musim memang masih panjang, tapi eks pelatih Roma Fabio Capello menilai Paulo Dybala dkk bermain dengan sikap yang tepat. Semuanya sadar punya peran baik sebagai pilihan utama maupun pengganti.

Giallorossi pun digadang-gadang jadi pesaing utama juara bertahan, Inter Milan.

"Roma memainkan pendekatan satu lawan satu, habis-habisan, dan lebih dari itu, punya gaya yang proaktif ini dengan semuanya saling membantu satu sama lain," ujar Capello soal cara main Roma

"Kalau Anda punya empat atau lima pemain berkualitas di sepertiga akhir, yang tahu caranya berkomunikasi di ruang sempit, cepat atau lambat sesuatu akan terjadi. Melawan Atalanta, gol kemenangan itu akhirnya tiba."

"Gasp (Gasperini) menginginkan dua pemain starter di setiap peran dan dia benar. Anda bisa melihat hasil-hasil di Olimpico, dengan pergantian di babak kedua."

"Mereka semua bermain dengan hasrat yang sama untuk menang, karena memahami mereka itu kompetitif. Saya belum melihat satupun pemain Roma yang menunjukkan sikap seperti seseorang yang tersinggung kalau jadi pemain pengganti," imbuhnya.