Chelsea memetik kemenangan dengan susah payah saat melawan Fulham di Liga Inggris. The Blues dinilai tak akan juara Liga Inggris andai masih memainkan Robert Sanchez.

Di Craven Cottage, Selasa (25/8/2026) dini hari WIB, Chelsea menang 3-2 atas Fulham. Dalam laga itu, Si Biru dituntut fokus selama 90 menit.
Chelsea unggul cepat berkat aksi Joao Pedro pada menit pertama. Fulham mencatatkan gol balasan pada menit ke-23 lewat aksi Josh King.
Berselang 18 menit, Chelsea mampu mencetak gol lagi via Morgan Rogers. Cole Palmer lantas membawa Chelsea memperlebar keunggulan pada menit ke-49.
Fulham tak menyerah. Tim tuan rumah membalas Chelsea dengan gol Goncalo Garcia pada menit ke-54.
Kiper Chelsea, Robert Sanchez, disorot oleh mantan pemain Liverpool, Jamie Carragher. The Blues disebut tak akan juara kalau kiper asal Spanyol itu masih berada di bawah mistar gawang Chelsea.
Pada musim lalu, Sanchez kebobolan sebanyak 47 kali dalam 35 penampilan di Premier League. Ia cuma mencatatkan sembilan clean sheet.
"Kita tidak mengatakan sesuatu yang belum pernah kita katakan selama tiga musim terakhir. Chelsea tidak akan pernah menjuarai liga dengan Sanchez di bawah mistar gawang - mustahil, itu tidak akan terjadi," ujar Carragher, seperti dikabarkan oleh BBC.
"Jika Anda memikirkan tim-tim yang telah menjuarai gelar, tiga tim terakhir semuanya telah mengganti penjaga gawang mereka; Pep mendatangkan Ederson, Alisson masuk untuk Liverpool, dan Arsenal tidak akan menjuarai liga jika mereka memiliki Ramsdale di gawang dan bukan Raya. Mustahil," tambahnya.
Bersama Chelsea, Sanchez sudah memenangi dua piala. Ia membawa Chelsea juara Piala Dunia Antarklub pada musim 2024/2025 dan Piala Dunia Antarklub 2025.
Chelsea
Jamie Carragher
Tous les commentaires