The Sun baru-baru ini melaporkan bahwa setelah Garnacho memamerkan gaya rambut barunya, sejumlah besar penggemar menuduhnya melakukan "apropriasi budaya."

Pemain Manchester United itu selalu antusias mengubah penampilannya, dengan berbagai gaya rambut selama waktunya di Liga Primer.

Gaya rambut terbaru Garnacho memicu ketidakpuasan publik. Pemain sayap itu mengepang semua rambutnya menjadi cornrow dan mengunggah video di TikTok yang memamerkan penampilan barunya.

Gaya rambut seperti cornrow dan box braid sangat berakar dalam budaya Afrika.

Bagi komunitas Afrika, gaya rambut ini sering merepresentasikan identitas etnis, status sosial, dan bahkan membawa jejak sejarah perjuangan leluhur untuk bertahan hidup.

Banyak penggemar mengkritik mantan pemain muda Manchester United itu di media sosial, mengatakan bahwa dia seharusnya tidak memilih gaya rambut ini.

Netizen berkomentar: "Apakah Garnacho tahu bahwa ini adalah apropriasi budaya?"

"Tidak ada yang memberitahumu bahwa apropriasi budaya itu salah? Atau apakah kamu memang tidak peduli sama sekali?"

"Apakah dia sama sekali tidak sadar bahwa ini adalah apropriasi budaya, atau apakah dia melakukannya dengan sengaja?"

Penggemar lain berkomentar: "Ini benar-benar memalukan."

"Dia selalu menjadi berita utama karena alasan negatif."

Musim panas lalu, Garnacho pindah dari Manchester United ke Chelsea dengan harga £40 juta.

Setelah tiba di Stamford Bridge, performanya tidak konsisten, hanya mencetak 1 gol dalam 24 penampilan di Liga Primer.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com