Menurut Diario Sport, negosiasi perpanjangan kontrak Vinicius dengan Real Madrid terhenti. Jika tidak ada perubahan dalam beberapa bulan mendatang, dia akan bebas menghubungi klub lain mulai 1 Januari 2027.

Real Madrid menghadapi tekanan yang semakin besar terkait salah satu masalah tertunda paling sensitif. Vinicius telah resmi memasuki tahun terakhir kontraknya, dan jika situasinya tidak berubah dalam beberapa bulan mendatang, dia akan dapat bernegosiasi dengan klub mana pun tanpa izin Real Madrid mulai 1 Januari 2027.

Perpanjangan kontrak penyerang Brasil tersebut telah menjadi topik pembicaraan selama beberapa waktu, namun negosiasi antara kedua belah pihak masih terhenti. Meskipun baik pemain maupun klub tidak pernah kehilangan keinginan untuk terus bekerja sama, perbedaan finansial masih menghalangi mereka untuk mencapai kesepakatan akhir.

Hingga saat ini, Real Madrid telah mempertahankan sikap tenang mengenai situasi pemain Brasil tersebut, percaya bahwa kesepakatan pada akhirnya akan tercapai. Namun, waktu terus berjalan tanpa kemajuan signifikan, yang membuat situasi semakin mendesak.

Bola kini berada di tangan Vinicius. Jika dia tidak memperbarui kontrak sebelum 1 Januari, dia dapat menerima tawaran dan mencapai pra-perjanjian dengan klub mana pun untuk bergabung secara gratis setelah kontraknya berakhir pada 30 Juni 2027. Jika dia memilih opsi ini, penyerang tersebut dapat memperoleh bonus tanda tangan yang menguntungkan. Selain itu, performa luar biasanya di musim ini menambah tekanan pada Real Madrid dan memberikan pemain tersebut daya tawar yang lebih kuat.

Situasi ini memaksa Real Madrid untuk mempertimbangkan semua solusi alternatif. Di Valdebebas, perpanjangan kontrak masih dianggap sebagai prioritas mutlak, tetapi jika negosiasi terus menemui jalan buntu dan risiko kehilangan pemain secara gratis meningkat, Real Madrid tidak mengesampingkan kemungkinan untuk menjual Vinicius selama jendela transfer ini.

Real Madrid, di bawah Florentino Pérez, secara historis telah mengambil sikap tegas dalam situasi seperti itu. Klub selalu menghindari memiliki pemain inti dari strategi mereka tanpa solusi yang jelas di akhir kontrak mereka, baik melalui perpanjangan maupun transfer.

Sementara itu, beberapa tindakan dan pernyataan dalam beberapa bulan terakhir juga telah memicu spekulasi tentang masa depan pemain sayap Brasil tersebut. Florentino secara terbuka menekankan bahwa Mbappé adalah pemain terbaik di tim, dan mencatat bahwa pemain Prancis itu belum secara konsisten bermain di posisi yang paling cocok untuknya, oleh karena itu belum sepenuhnya menunjukkan potensinya. Dia kemungkinan merujuk pada posisi sayap kiri, yang merupakan posisi reguler Vinicius.

Pada saat yang sama, beberapa sumber telah mengaitkan Real Madrid dengan beberapa pemain penyerang. Klub mengkonfirmasi bahwa mereka telah mengajukan tawaran €150 juta untuk Julián Álvarez, dan Olise juga telah masuk daftar transfer Real Madrid. Banyak yang percaya bahwa langkah-langkah ini menunjukkan bahwa Real Madrid sedang mempersiapkan rencana olahraga alternatif mengingat masa depan Vinicius yang tidak pasti.

Saat ini, tidak ada pihak yang secara terbuka menyatakan niat untuk mengakhiri kerja sama mereka. Vinicius telah berulang kali menegaskan keinginannya untuk terus mencetak sejarah di Real Madrid, dan klub masih menganggap pemain Brasil itu sebagai salah satu pilarnya, bersama Mbappé dan Bellingham.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com