Menurut laporan terbaru dari Javi Miguel, koresponden untuk AS, Ajax akan menanggung sebagian gaji Ter Stegen, dengan sisanya dibayar oleh Barcelona.

Dilaporkan bahwa negosiasi antara Barcelona dan Ajax untuk peminjaman Ter Stegen selama satu tahun berjalan lancar. Saat ini, satu-satunya hambatan untuk penyelesaian kesepakatan adalah kondisi fisiknya. Dia diperkirakan akan melakukan perjalanan ke ibu kota Belanda dalam beberapa hari mendatang untuk pemeriksaan medis menyeluruh guna menilai cedera pada kaki kiri dan lutut kanannya.

Pada awal Februari tahun ini, ia menjalani operasi untuk cedera hamstring parah. Jika pemain tersebut lolos pemeriksaan medis, kepindahannya ke Ajax musim depan akhirnya akan disetujui. Penandatanganan ini sebagian besar berkat pelatih kepala baru Ajax, Mitchell, yang bersikeras untuk merekrut Ter Stegen dan akhirnya meyakinkan direktur olahraga Ajax, Jordi Cruyff.

Selain pemeriksaan medis, ada juga beberapa "kompleksitas" terkait pembayaran gaji: Ter Stegen adalah salah satu pemain dengan gaji tertinggi di Barcelona, sehingga Ajax hanya akan menanggung sebagian gajinya, dengan sisanya ditanggung oleh Barcelona. Bagaimanapun, kepergian Ter Stegen adalah kabar baik bagi Barcelona dalam mengurangi pengeluaran gaji lebih lanjut dan menyelesaikan surplus penjaga gawang yang ada beberapa minggu lalu.

Jika kepergian Ter Stegen dikonfirmasi, ia masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya dengan Barcelona: kontraknya berakhir pada 30 Juni 2028, di mana pada saat itu ia akan berusia 36 tahun, mengakhiri karirnya di Barcelona. Karirnya di Barcelona dimulai dengan cemerlang, karena ia membantu tim memenangkan treble pada musim 2014-15 dan menjadi bintang tak terbantahkan di Liga Champions.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com