Pemain muda AC Milan berusia 18 tahun, Christian Comotto, baru-baru ini memberikan wawancara eksklusif kepada "Locker Room Chronicle", di mana ia membahas keluarga, persahabatan, dan nilai-nilai olahraga.

Ayahnya, Gianluca, adalah panutan penting.

Comotto berkata: "Ayah saya selalu menjadi panutan terpenting bagi saya karena ia melalui apa yang saya alami sekarang 30 tahun yang lalu. Ia banyak membantu saya dalam beberapa bulan pertama setelah saya bergabung dengan Spezia. Ia mengajari saya cara masuk ruang ganti, cara berintegrasi ke dalam tim, sambil menghormati orang lain dan mendapatkan rasa hormat untuk diri saya sendiri, seperti tidak berlebihan dalam beberapa pertandingan pertama. Yang perlu saya pelajari darinya adalah semangat juang dan ketangguhan. Ketika saya masih kecil, sebelum pertandingan saya di Perugia, ia selalu memegang tangan saya dan menuntun saya ke lapangan; kadang-kadang setelah pertandingan, ia akan tetap tinggal dan berlatih beberapa tembakan bersama saya."

Persahabatan di luar lapangan: hubungan dengan Tonali.

Comotto berkata: "Tonali juga datang ke ulang tahun saya yang ke-18. Ia hampir seperti saudara bagi saya, sering menonton pertandingan saya dan memberi saya nasihat. Saya menemukan salah satu gelandang terbaik di Eropa untuk diandalkan, jadi ia adalah panutan saya dan juga orang yang sangat baik. Pernahkah Anda berpikir bagaimana jadinya jika kita bisa bermain bersama suatu hari nanti? Baik di klub maupun tim nasional, itu akan luar biasa. Ia, seperti Modric, adalah idola saya. Modric selalu menjadi panutan saya, dan perhatian khusus saya pada Real Madrid ketika saya masih kecil juga terkait dengan dia dan Ronaldo."

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com