Di Babak 16 Besar Piala Dunia FIFA, Argentina mengalahkan Mesir 3-2. Pertandingan tersebut dipimpin oleh wasit Prancis François Letexier, yang keputusannya memicu kontroversi.

Selama pertandingan, Argentina melakukan 13 pelanggaran, tetapi Letexier tidak mengeluarkan kartu kuning apa pun kepada pemain Argentina, termasuk untuk pelanggaran berulang di akhir babak pertama.

Kepemimpinan Letexier sangat lunak sepanjang pertandingan, hanya menunjukkan satu kartu kuning untuk satu pelanggaran. Selain itu, ia menunjukkan kartu kuning dan kemudian kartu merah kepada pelatih kiper Mesir, Essam El Hadary, karena memprotes keputusannya. Setelah Argentina mencetak gol kemenangan, ia mengeluarkan kartu kuning kepada Shubair dan Fathi dari Mesir karena protes, dan Hassan serta pelatih kepala Hossam Hassan dari Mesir juga menerima kartu kuning karena ketidakpuasan mereka terhadap kepemimpinan wasit.

Kontroversi terbesar yang melibatkan Letexier adalah pembatalan gol Zico untuk Mesir pada menit ke-59, dengan alasan pelanggaran sebelumnya. Alasan kartu protes para pemain Mesir adalah karena adanya dugaan pelanggaran oleh pemain Argentina terhadap pemain Mesir sesaat sebelum gol penentu Argentina, tetapi Letexier tidak mengambil keputusan.

Menariknya, Letexier telah dipertanyakan oleh penggemar dan media Argentina sebelum pertandingan karena ia adalah wasit Prancis, dan Prancis serta Argentina adalah pesaing langsung di Piala Dunia FIFA ini.

【Wasit Prancis Letexier memimpin pertandingan Argentina vs. Mesir, menuai kritik dari penggemar dan media Argentina】

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com