Pada tanggal 14 Juli, waktu setempat, The Athletic memperkenalkan asal-usul nama bintang Spanyol Yamal. Nama pemberiannya berasal dari dua teman yang membantu orang tuanya saat ia lahir.

Seperti kebanyakan orang Spanyol, Yamal memiliki dua nama keluarga—satu diwarisi dari ayahnya dan satu dari ibunya: Nasraoui dan Ebana.

Namun, seperti banyak pemain Spanyol—termasuk mantan pelatihnya di Barcelona, Xavi, dan rekan setimnya di Barcelona, Pedri—Yamal menggunakan nama pemberiannya dalam kariernya, bukan nama keluarganya.

Dalam kasusnya, nama tersebut terdiri dari dua bagian, yang bentuknya mirip dengan nama legenda Barcelona lainnya dan pelatih Paris Saint-Germain saat ini, Luis Enrique.

Baik bermain untuk tim nasional Spanyol maupun Barcelona, jersey Yamal bertuliskan "Lamine Yamal" di bagian belakang. Di paspornya dan kartu identitas Spanyol, nama lengkapnya adalah Lamine Yamal Nasraoui Ebana.

Lamine adalah nama Arab yang sangat umum, yang dapat diterjemahkan sebagai "jujur" atau "dapat dipercaya." Ini adalah gelar kehormatan yang pernah diberikan kepada Nabi Muhammad.

Yamal adalah varian yang banyak digunakan dari nama Arab Jamal, yang berarti "kecantikan," "keanggunan," atau "pesona." Siapa pun yang pernah melihatnya bermain mungkin akan setuju bahwa kedua nama itu sangat cocok untuknya.

Untuk seorang anak yang lahir pada Juli 2007 dari keluarga imigran di Catalonia, tidak ada satu pun dari nama-nama ini yang luar biasa. Ayah Yamal, Mounir Nasraoui, lahir di Maroko, sedangkan ibunya, Sheila Ebana, lahir di Guinea Ekuatorial.

Namun, bagian yang benar-benar istimewa dari kisah ini—dan poin yang telah lama dilaporkan oleh media Spanyol—adalah bahwa kedua nama itu sebenarnya dipilih oleh orang tua Yamal untuk berterima kasih kepada dua teman.

Ketika Yamal lahir, ibunya Ebana baru berusia 16 tahun. Dia dan Nasraoui, seperti banyak orang tua muda, menghadapi tekanan besar setelah kedatangan kehidupan baru dan membutuhkan bantuan finansial dari orang-orang di sekitar mereka untuk mengatasi tanggung jawab baru.

Menurut cerita, dua teman keluarga pria memberi mereka dukungan besar selama masa-masa sulit mereka. Salah satunya bernama Lamine, dan yang lainnya bernama Yamal.

Untuk mengungkapkan rasa terima kasih mereka atas bantuan ini, orang tua muda tersebut akhirnya memutuskan untuk menamai anak mereka Lamine Yamal Nasraoui Ebana.

Begitu banyak yang telah terjadi dalam kehidupan anak laki-laki kecil itu sejak saat itu, dan perjalanan legendarisnya jauh lebih dari sekadar difoto bersama Messi pada usia lima bulan.

Pada usia 12 tahun, ia meninggalkan kampung halamannya lebih jauh ke utara di pantai Catalan untuk bergabung dengan akademi La Masia Barcelona yang terkenal. Selanjutnya, ia memenangkan La Liga bersama Barcelona dan membantu tim Spanyol memenangkan Kejuaraan Eropa 2024.

Pada tahun 2025, ia menandatangani kontrak baru dengan Barcelona, dengan gaji tahunan yang berpotensi mencapai hingga 40 juta euro sebelum pajak.

Pada saat yang sama, ia juga telah menandatangani kontrak dukungan komersial dengan merek internasional seperti Adidas, American Eagle, Visa, Coca-Cola, dan Beats by Dre.

Sepanjang jalan, Yamal juga berulang kali berbicara tentang kesulitan masa kecilnya, terutama orang tuanya, dan apa yang dialami keluarga dan teman-temannya di lingkungan Rocafonda, Mataró, Catalonia. Itu adalah komunitas yang didominasi imigran dan salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Spanyol.

Pada awal Juli tahun ini, Yamal mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Cadena SER: "Dengar, ibuku melahirkanku saat berusia 16 tahun. Ayahku juga harus keluar dan mencari nafkah, terkadang bahkan memungut barang-barang di jalan hanya untuk membawa pulang makanan. Bagiku, itu tekanan nyata, bukan tekanan yang kuhadapi sekarang."

Perayaan "304" ikoniknya justru untuk memperingati tiga digit terakhir kode pos Rocafonda, "304." Dalam banyak wawancara media, ia juga secara konsisten menekankan bahwa pengorbanan orang tuanyalah yang memungkinkannya mengejar impian sepak bolanya.

Namun, identitas kedua teman yang membantu orang tua muda itu—Lamine dan Yamal—belum pernah diungkapkan secara publik.

Yamal sendiri belum pernah mengkonfirmasi informasi apa pun tentang mereka, dan Nasraoui serta Ebana belum pernah mengungkapkan apa hubungan mereka dengan keduanya, atau jenis bantuan apa yang mereka berikan saat itu.

Mengenai mengapa kedua dermawan misterius ini belum pernah mengungkapkan identitas mereka, dunia luar masih tidak tahu.

Mungkin mereka menikmati kehidupan anonim mereka saat ini; mungkin mereka tidak ingin kehadiran mereka membayangi pemain; atau mungkin, mereka hanya tidak ingin mengunjungi kembali tahun-tahun sulit dari hampir dua dekade lalu.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com