Dalam sebuah program CCTV, wasit terkenal Sun Baojie menganalisis penalti kontroversial di semifinal antara Prancis dan Spanyol, menyatakan bahwa penalti yang disebabkan oleh Yamal melibatkan handball terlebih dahulu. Jika handball diputuskan lebih dulu, tendangan penalti seharusnya dibatalkan, dan Prancis secara keseluruhan menderita akibat beberapa keputusan wasit.

Dalam program CCTV tersebut, Sun Baojie menganalisis keputusan wasit yang kontroversial di semifinal antara Spanyol dan Prancis, terutama penalti yang diperdebatkan yang disebabkan oleh Yamal.

Analisis Sun Baojie adalah sebagai berikut: Pertama, kita melihat pertandingan antara Prancis dan Spanyol. Spanyol menyerang, dan Yamal jatuh di area penalti. Wasit memberikan tendangan penalti dengan sangat tegas dan, harus dikatakan, dengan cepat. Dari satu rekaman ini, jelas bahwa No. 3 (Digne) memang melanggarnya dengan menendangnya, tidak bisa dihindari. Namun, detail penting lainnya tidak boleh diabaikan: sebelum Yamal terjatuh, tangannya sebenarnya menyentuh bola. Jadi, apakah sentuhan itu seharusnya dianggap sebagai pelanggaran handball? Beberapa percaya bahwa lengan Yamal yang ditekuk tidak disengaja. Kenyataannya, posisi lengan yang ditekuk bukanlah satu-satunya kriteria untuk menilai apakah handball itu disengaja. Kita melihat bahwa Yamal dengan cermat memperhatikan bola yang datang; dia tahu arahnya, tempat jatuhnya, dan lintasannya. Dalam situasi ini, dia masih berlari ke arah bola dengan lengannya ditekuk, lengannya menyentuh bola, namun tendangan penalti diberikan. Oleh karena itu, dalam situasi ini, jika pelanggaran handball diputuskan lebih dulu, membatalkan tendangan penalti akan lebih masuk akal.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com