Eks pemain ikonik Swedia, Zlatan Ibrahimovic, percaya Inggris memang belum layak juara. Sebelum dibekap Argentina, Inggris tak mengalahkan tim kuat.

The Three Lions melanjutkan puasa gelar juara Piala Dunia setelah didepak Argentina 1-2. Memainkan laga semifinal, Inggris membuang keunggulan satu gol sebelum kalah lewat sepasang gol di akhir permainan.
Hasil ini disambut dingin publik Inggris, yang sudah begitu mendambakan agar trofi Piala Dunia kembali ke sana setelah terakhir pada 1966. Bahkan muncul pro kontra terkait kursi pelatih Thomas Tuchel meski baru satu setengah tahun menjabat.
Ibrahimovic menilai, Timnas Inggris mesti ngaca dengan kegagalannya di Piala Dunia 2026. Meski tak terkalahkan sejak fase grup sampai delapan besar, Harry Kane dkk tidak menghadapi tim kuat.
"Memangnya berapa kali sih Inggris mengalahkan sebuah tim kuat? Bisakah saya bertanya kepada penonton di sini? Sebuah tim kuat? Kemarin, mereka melawan sebuah tim kuat [Argentina] di sebuah turnamen besar" ucap Ibrahimovic kepada panel mypartner.com, yang dilansir ESPN.
"Mengalahkan Norwegia, dengan segenap rasa hormat saya untuk Norwegia, itu bukanlah sebuah tim kuat dan saya adalah orang Swedia, ini sungguh menggoda saya. Namun, Argentina itu kan sebuah tim kuat," lanjut mantan bintang AC Milan, Juventus, Inter Milan, Barcelona, Manchester United, dan Paris Saint-Germain ini.
"Jadi ya, Inggris, mereka menunjukkan semangat bertarung, mereka menunjukkan mentalitasnya. Namun, terus terang saja, mereka tidak mengalahkan tim kuat, dan ketika Anda sudah mengalahkan tim kuat, maka Anda boleh mulai bicara. Tapi saya kan tahu media-media Inggris itu suka gosip, suka propaganda untuk membangunnya, untuk membesar-besarkan."
"Kemarin itu adalah kenyataannya. Ada level-level untuk sampai ke pertandingan-pertandingan itu. Level. Itulah perbedaannya. Berkacalah dan bertanyalah kepada diri sendiri seberapa hebatkah Anda?" sengat Zlatan Ibrahimovic.
Zlatan Ibrahimović
Semua Komentar