Oscar Lopez akan melatih Sporting Gijon B, setelah sebelumnya melatih Castellon B. Ia melatih Yamal dan Cubarsi selama mereka di akademi muda Barcelona, dan sekarang melihat mereka memimpin tim nasional Spanyol, ia tidak merahasiakan rasa bangganya. Ia menjadi tamu dalam program "International Scoreboard" Radio MARCA.

"Ini adalah sumber kebanggaan yang luar biasa, tidak hanya bagi saya, tetapi juga bagi semua pelatih yang bekerja dengan mereka," kata Lopez. Ia percaya kesuksesan mereka berasal dari akumulasi yang lebih dalam daripada sekadar bakat.

Lamine Yamal, bakat yang benar-benar berbeda

Pelatih berbicara secara khusus tentang Yamal, menekankan kualitas yang ia yakini menentukan kedewasaan pemain muda. "Dia telah meningkatkan ekspektasi kami terlalu tinggi. Jika dia kehilangan dua atau tiga bola, semua orang menganggapnya masalah besar, karena 99,9% dia bisa menciptakan bahaya dengan satu sentuhan," jelasnya.

Namun, menurut Lopez, perkembangan sejati pemain sayap itu jauh melampaui kemampuan menggiring bolanya. "Yang paling penting adalah bagaimana dia mengelola emosinya. Otaknya sangat tenang, dia tahu kapan harus menerobos, dan kapan yang terbaik adalah memindahkan bola dari area berbahaya, karena dia menarik dua atau tiga pemain bertahan, menciptakan ruang bagi rekan setimnya. Untuk usianya, ini banyak berarti."

Ketika berbicara tentang Cubarsi, yang tampil sangat baik di lini pertahanan tengah, Lopez juga sangat jelas tentang keunggulan paling menonjol dari bek tengah ini. "Dia selalu bisa mengantisipasi ke mana bola akan mendarat. Dia akan tiba selangkah lebih maju, karena kemampuannya membaca permainan bahkan lebih cepat daripada seorang penyerang, dan gerak kakinya luar biasa, memungkinkannya memulai serangan dari belakang."

IQ sepak bola Cubarsi

Lopez percaya bahwa kecerdasan taktis ini menjadikan bek tengah Barcelona itu pemain yang benar-benar berbeda. "Dia bisa melihat semuanya dengan jelas di posisinya, dia memiliki mentalitas yang sangat stabil, dan dia tahu bagaimana menemukan umpan terbaik untuk membantu rekan setimnya."

Sebelum pertandingan besar melawan Argentina, sang pelatih juga memuji Messi. Ia bekerja dengan bintang Argentina itu saat pertama kali tiba di Barcelona. "Anda bisa melihat bakatnya bahkan saat itu. Dia adalah tipe pemain yang bisa membaca permainan dan mengubahnya sesuai kebutuhan setiap saat," kata Lopez.

Saat tim nasional Spanyol melaju menuju kejuaraan baru, Oscar Lopez menyaksikan dengan kepuasan dari jauh, dua pemain yang pernah ia latih di La Masia kini berkompetisi bersama para pemain terbaik di dunia.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com