Menurut La Gazzetta dello Sport, La Penna, yang menyebabkan kontroversi musim lalu dengan mengusir Kalulu dalam Derby d'Italia, baru-baru ini dianugerahi hadiah oleh Asosiasi Wasit Italia, memicu diskusi hangat di media sosial.

Setelah Asosiasi Wasit Italia menyerahkan penghargaan kepada wasit La Penna, opini publik kembali bergejolak. Fans Juventus, khususnya, merasa tidak senang, karena mereka tidak melupakan kartu merah Kalulu di Derby d'Italia Februari lalu.
Asosiasi Wasit Italia mengumumkan penghargaan ini dalam sebuah pernyataan: "Komite Nasional Asosiasi Wasit Italia telah menetapkan penghargaan nasional untuk musim 2025/2026. Federico La Penna kami telah menerima Penghargaan Giovanni Mauro yang bergengsi, sebagai pengakuan atas 'wasit liga teratas yang paling menonjol secara teknis' di musim 2026/2026." Pernyataan itu juga berbunyi: "Ini adalah pencapaian penting bagi Federico dan bagian kami. Penghargaan Giovanni Mauro dianggap sebagai penghargaan terpenting yang diberikan kepada wasit sepak bola."
Kontroversi ini terutama berasal dari penekanan penghargaan pada "kinerja teknis luar biasa" La Penna. Keraguan muncul, terutama setelah Rocchi mengakui bahwa La Penna membuat keputusan yang salah dalam pertandingan Inter Milan vs. Juventus.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Juventus
Inter Milan
Alessandro Bastoni
Pierre Kalulu
Federico La Penna
Semua Komentar (7)
Hari ini 08:09
Hari ini 03:15
Hari ini 01:19
Hari ini 00:23
Hari ini 00:22
Hari ini 00:22
Kemarin 23:42