Pada 11 Juli, Jayden Adams, yang mewakili Afrika Selatan dalam tiga pertandingan di Piala Dunia FIFA 2026, ditemukan meninggal di rumahnya di Cape Town. Polisi menyatakan bahwa pemain berusia 25 tahun itu menelepon ayahnya sebelum meninggal dan meninggal setelah bertengkar dengan pasangannya selama beberapa jam.

Misteri seputar kematian Jayden Adams berangsur-angsur terungkap. Pemain muda yang bermain tiga pertandingan untuk Afrika Selatan di babak penyisihan grup Piala Dunia FIFA 2026 itu ditemukan meninggal di rumahnya di Cape Town pada 11 Juli.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung, dan polisi belum menentukan penyebab pasti kematiannya, tetapi petunjuk baru dapat membantu penyelidik mengklarifikasi situasi.

Laporan media sebelumnya menunjukkan bahwa Jayden Adams mungkin sangat terpengaruh oleh kematian neneknya. Namun, media Afrika Selatan News24 mengajukan kemungkinan penyebab kematian lainnya. News24 melaporkan bahwa Jayden Adams menelepon ayahnya dengan cemas pada pagi hari insiden itu, dengan mengatakan: "Ayah, saya tidak tahan lagi." News24 juga menambahkan bahwa Adams, 25 tahun, bertengkar hebat dengan pacarnya, Aqli Dove, saat keluar pada hari sebelum dia meninggal.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com