Setelah Piala Dunia FIFA 2026 berakhir, ESPN mengumumkan pilihannya untuk sebelas pemain terbaik turnamen. Spanyol muncul sebagai pemenang terbesar dengan empat pemain yang masuk, berkat kinerja kejuaraan mereka, sementara bintang kelas dunia seperti Messi, Mbappe, dan Haaland juga masuk daftar.

Di bawah ini adalah pilihan Best XI ESPN:
Penjaga Gawang: Vozinha (Cape Verde)
Meskipun kiper Spanyol Unai Simon tampil konsisten, veteran Cape Verde, Vozinha, lebih mengesankan. Kiper berusia 40 tahun ini melakukan banyak penyelamatan krusial di beberapa pertandingan, khususnya menjaga gawangnya tetap bersih saat melawan Spanyol dan melakukan beberapa penyelamatan terhadap tembakan Messi saat menghadapi Argentina, menjadi sosok legendaris di turnamen ini.
Bek: Jed Spence (Inggris)
Pelatih Inggris Thomas Tuchel dengan berani memasukkan Spence, dan bek sayap Tottenham Hotspur itu membalas kepercayaannya dengan penampilannya. Seiring berjalannya turnamen, ia semakin baik, khususnya bersinar di semifinal melawan Argentina.
Bek: Cubarsi (Spanyol)
Pada usia 19 tahun, Cubarsi menunjukkan kedewasaan dan stabilitas melebihi usianya. Meskipun sesekali melakukan kesalahan, performa keseluruhannya meyakinkan. Ia menunjukkan semangat juang yang gigih dengan terus bermain setelah dilanggar oleh Enzo Fernández di final.
Bek: Laporte (Spanyol)
Setelah karier yang fluktuatif, Laporte yang berusia 32 tahun kembali ke puncaknya di Piala Dunia FIFA ini, membentuk kemitraan pertahanan tengah yang solid dengan Cubarsi dan memberikan kontribusi signifikan terhadap kemenangan kejuaraan Spanyol.
Bek: Cucurella (Spanyol)
Cucurella, yang baru saja menyelesaikan transfernya dari Chelsea ke Real Madrid, membuktikan nilainya dengan performanya di Piala Dunia FIFA. Ia unggul dalam serangan dan pertahanan, sepenuhnya menghilangkan keraguan eksternal tentang kemampuan bertahannya.
Gelandang: Rodri (Spanyol)
Sebagai gelandang bertahan kelas dunia, Rodri menunjukkan kontrol dan stabilitas yang luar biasa dalam pertandingan. Ia hampir tidak melakukan kesalahan dan merupakan inti dari operasi lini tengah Spanyol.
Gelandang: Boady (Maroko)
Boady yang berusia 18 tahun adalah salah satu kejutan terbesar di turnamen ini. Gelandang muda ini, yang memilih Maroko daripada Prancis, tampil cemerlang dalam perjalanan tim menuju perempat final, menunjukkan potensi besar untuk masa depan.
Gelandang: Bellingham (Inggris)
Bellingham mencetak 7 gol di Piala Dunia FIFA ini, statistik yang mencengangkan untuk seorang gelandang. Ia menggabungkan dorongan ofensif, cakupan pertahanan, dan semangat untuk permainan, menjadikannya pilar penting bagi Inggris.
Penyerang: Messi (Argentina)
Messi yang berusia 39 tahun menyelesaikan perjalanan Piala Dunia FIFA keenamnya, masih mempertahankan standar tingkat atas. Penampilan kuncinya membantu Argentina mencapai final, sekali lagi mengokohkan statusnya sebagai pemain terhebat dalam sejarah.
Penyerang: Mbappe (Prancis)
Mbappe memenangkan Sepatu Emas dengan 10 gol, mencetak dua gol di play-off tempat ketiga. Kecuali semifinal, ia luar biasa di hampir setiap pertandingan, menjadi pemain paling mengancam dalam serangan tim Prancis.
Penyerang: Haaland (Norwegia)
Haaland, yang berpartisipasi dalam Piala Dunia FIFA pertamanya, mencetak 7 gol, menyamai rekor sejarah. Ia tidak hanya efisien dalam serangan tetapi juga mendapatkan perhatian luas karena kepribadiannya yang berbeda dan kehadiran di luar lapangan.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Argentina
Tanjung Verde
Tottenham Hotspur
Manchester City
Inggris
Lille
Prancis
Maroko
Norwegia
Real Madrid
Barcelona
Athletic Bilbao
Spanyol
Lionel Messi
Vozinha
Aymeric Laporte
Kylian Mbappé
Rodri
Erling Haaland
Marc Cucurella
Inter Miami
Jude Bellingham
Djed Spence
Pau Cubarsí
Ayyoub Bouaddi
FIFA World Cup
Semua Komentar