Ochoa mengumumkan keputusan tersebut melalui media sosial pada Selasa (21/7/2026). Sebelumnya, ia memang telah menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhirnya. Meski sempat muncul spekulasi bahwa ia masih akan mencari klub baru untuk memperpanjang karier, rumor tersebut akhirnya ditepis sendiri oleh sang pemain.

"Saya telah memberikan segalanya. Saya meninggalkan semua yang saya miliki di lapangan bersama klub maupun tim nasional, dan hari ini saya menggantung sarung tangan," ujarnya seperti dilansir ESPN.
"Menjadi seorang penjaga gawang berarti memahami bahwa Anda mungkin harus menunggu 90 menit hanya untuk satu momen ketika semuanya bergantung kepada Anda. Dan ketika momen itu datang, Anda tidak boleh ragu."
Masuk Klub Elite 6 Piala Dunia
Karier Ochoa di level internasional terbilang luar biasa. Ia masuk skuad Meksiko dalam enam edisi Piala Dunia, sebuah pencapaian yang juga ditorehkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.
Meski sudah dipanggil ke dalam skuad Meksiko sejak Piala Dunia 2006, Ochoa baru menjadi kiper utama El Tri pada tiga edisi, yakni Brasil 2014, Rusia 2018, dan Qatar 2022.
Di Piala Dunia 2026, Ochoa lebih banyak berstatus pelapis Raul Rangel. Pelatih Javier Aguirre tetap memberinya kesempatan tampil pada 13 menit terakhir laga fase grup melawan Republik Ceko di Estadio Azteca.
Momen tersebut menjadi perpisahan emosional bagi Ochoa. Seusai pertandingan, ia mencium tiang gawang stadion yang menjadi tempat awal karier profesionalnya sebelum memeluk rekan-rekan setim.
Setelah stadion mulai kosong, Ochoa kembali berjalan menuju lingkaran tengah lapangan untuk menikmati momen perpisahan terakhirnya.
Karier Gemilang di Meksiko dan Eropa
Ochoa melakoni debut profesional bersama Club América pada Februari 2004. Setelah tujuh musim membela klub tersebut, ia hijrah ke Ajaccio di Prancis pada 2011 dan menjadi penjaga gawang kelahiran Meksiko pertama yang berkarier di Eropa.
Sepanjang kariernya di Benua Biru, Ochoa juga memperkuat Málaga, Granada, Standard Liège, Salernitana, AVS Futebol, hingga AEL Limassol. Ia sempat kembali ke Club América selama tiga musim pada 2019 hingga 2022.
"Saya tidak pernah membayangkan sejauh ini sebuah mimpi akan membawa saya. Hari ini saya hanya bisa menoleh ke belakang dengan bangga dan berkata: Terima kasih. Saya membawa pulang kasih sayang jutaan orang serta ketenangan karena tahu saya telah memberikan segalanya untuk Meksiko."
Di level klub, Ochoa mempersembahkan gelar Liga Meksiko bersama Club América pada Clausura 2005 dan membawa Standard Liège menjuarai Piala Belgia.
Bersama tim nasional Meksiko, ia meraih enam gelar Piala Emas CONCACAF (Concacaf Gold Cup) serta menyumbangkan medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020. Dengan lebih dari 150 penampilan untuk El Tri, Ochoa juga tercatat sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepakbola Meksiko. (krs/cas)
Al Nassr
Cristiano Ronaldo
Semua Komentar