Menurut laporan, Volpato tertangkap ngebut di Sydney dan hasil tes awal narkoba menunjukkan positif kokain.

Pemain internasional Australia Volpato, yang baru-baru ini berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, saat ini terseret dalam skandal di Sydney setelah hasil tes positif kokain saat dihentikan lalu lintas, menurut media setempat.

Dekat Jembatan Anzac di Sydney, polisi menghentikan mobil BMW coupe pemain berusia 22 tahun itu sekitar pukul 23:00 waktu Beijing (CEST) malam sebelumnya. Ia mengemudi dengan kecepatan 109 km/jam di zona 60 km/jam.

Volpato kemudian menjalani tes air liur untuk skrining narkoba, dan hasil awal menunjukkan adanya kokain. Polisi mendendanya karena ngebut dan menangguhkan SIM internasionalnya selama 6 bulan, melarangnya mengemudi di New South Wales. Sampel tersebut telah dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut guna mengkonfirmasi hasil akhir.

Yang lebih serius, Volpato, yang bermain untuk Sassuolo di Italia, dihentikan polisi karena ngebut di area yang sama hanya dua jam sebelum insiden ini, sekitar pukul 21:00 waktu Beijing (CEST). Saat itu, hasil tes alkoholnya negatif.

Sepak Bola Australia memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap narkoba. Berdasarkan peraturan saat ini, atlet yang hasil tesnya positif zat terlarang menghadapi larangan hingga 4 tahun. Namun, penalti dapat dikurangi. Jika dipastikan zat tersebut dikonsumsi selama periode di luar kompetisi dan bukan untuk peningkatan kinerja, larangan dapat dipersingkat menjadi 3 bulan.

Volpato memutuskan untuk mewakili tim nasional Australia di Piala Dunia 2026 awal tahun ini, daripada Italia.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com