Arsenal berambisi merekrut Vinicius Junior musim panas ini. Tapi tantangannya begitu besar dan rumit, melibatkan harga dan angka-angka.

Arsenal meminati Vinicius dan bertekad merekrutnya musim panas ini. Juara Liga Inggris itu ingin punya pemain dengan profil top di sektor kiri, setelah kepergian Leandro Trossard dan redupnya performa Gabriel Martinelli.
Kebetulan masa depan Vinicius di Madrid sedang dispekulasikan. Kontraknya tersisa hanya setahun, meski Madrid punya opsi memperpanjang hingga 2030.
Persoalan gaji menjadi hambatan dalam hubungan Madrid-Vinicius. Pemain internasional Brasil itu kabarnya menginginkan bayaran baru di kisaran 500 ribu Euro per pekan setelah pajak.
Angka ini yang bikin Madrid berat hati. Los Blancos menawarkan gaji bersih di kisaran 380 ribu per pekaan.
Spekulasi masa depan Vinicius di Madrid akan semakin menguat seiring kesepakatan transfer Yan Diomande. Madrid kabarnya sudah mengunci kesepakatan dengan RB Leipzig untuk transfer pemain 19 tahun itu.
Diomande bermain di posisi yang sama yakni di sisi kiri, sehingga praktis kini Madrid tercukupi di sektor itu. Ini membuka peluang lebih besar untuk Arsenal.
Persoalannya, Arsenal bakal harus merogoh kantong dalam-dalam untuk mewujudkan transfer Vinicius. Mereka bukan cuma mesti menebusnya dengan harga sekitar 160 juta Euro, namun juga menyiapkan kontrak fantastis.
Dengan tuntutan gaji tembus 500 ribu Euro per pekan, Vinicius akan berada di level yang sama dengan Erling Haaland. Arsenal akan langsung menjadikannya pemain bergaji tertinggi melampaui Bukayo Saka.
Perlukah Arsenal melakukan perjudian finansial sebesar ini?
Arsenal
Real Madrid
Vinicius Junior
Semua Komentar