Thibaut Courtois senang karena Mark van Bommel jadi pelatih baru Timnas Belgia. Pengalaman dan reputasi Van Bommel akan dibutuhkan De Rode Duivels.

Pada akhir pekan lalu, Van Bommel resmi diumumkan sebagai pelatih Belgia menggantikan Rudi Garcia. Mantan gelandang top Belanda itu dikontrak selama dua tahun alias sampai akhir Piala Eropa 2028.

Sebelum menangani Belgia, Van Bommel pernah melatih PSV Eindhoven, Wolfsburg, dan meraih sukses bersama Royal Antwerp. Van Bommel mengantar Antwerp meraih dobel gelar domestik, termasuk titel pertama Liga Belgia dalam 66 tahun pada 2022/2023.

Sementara itu, pelatih berusia 49 tahun ini memiliki karier mentereng ketika masih aktif bermain. Van Bommel pernah bermain di klub-klub raksasa Eropa seperti Barcelona, Bayern Munich, dan AC Milan dan 79 kali tampil untuk Timnas Belanda.

"Kurasa Van Bommel adalah pilihan yang bagus," sahut Courtois kepada HLN. "Aku memang tidak kenal dia secara pribadi, tapi semua orang tahu kisah dia di Antwerp."

"Toby (Alderweireld) ngomong yang baik-baik tentang dia, dan jika Toby bilang begitu, aku percaya," celetuk kiper Real Madrid ini sambil tertawa.

"Dengan rekam jejak seperti itu, sebagai pelatih Anda bisa menuntut banyak hal dari skuad Anda lebih cepat. Dan memang lebih mudah bagi para pemain untuk mendengarkan. Dia toh tahu betul seperti apa rasanya bermain di banyak pertandingan. Terlebih dengan reputasinya, Anda akan mendapatkan banyak rasa hormat dari para pemain," cetus Thibaut Courtois.

Mark van Bommel akan melakoni debutnya bersama Timnas Belgia pada September mendatang dengan menghadapi Italia di laga UEFA Nations League.