Menurut laporan eksklusif media Korea Selatan MBN pada 28 Juli, mantan Presiden Federasi Sepak Bola Korea Chung Mong-gyu dan mantan pelatih kepala tim nasional Korea Hong Myung-bo akan menghadiri sidang Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional yang dijadwalkan pada 30 Juli untuk membahas masalah KFA.

Menurut pejabat Komite Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Majelis Nasional Korea Selatan, hingga kemarin tidak satu pun dari mereka yang mengajukan permintaan ketidakhadiran. Keduanya telah secara resmi mengkonfirmasi kehadiran mereka pada 28 Juli.

Oleh karena itu, Chung Mong-gyu dan Hong Myung-bo diharapkan akan diinterogasi sebagai saksi pada sidang Kamis ini. Mereka diminta memberikan penjelasan terperinci mengenai proses penunjukan Hong Myung-bo sebagai pelatih kepala tim nasional Korea, persiapan Piala Dunia 2026, dan situasi internal tim selama turnamen.

Sementara itu, Park Hang-seo, mantan wakil presiden KFA dan kepala Grup Pendukung Piala Dunia 2026 yang terdaftar sebagai saksi, serta Park Ji-sung dan Lee Young-pyo, ketua bersama Komite Inovasi Sepak Bola Korea yang diundang sebagai saksi referensi, telah mengajukan permintaan untuk tidak menghadiri.

Sebelumnya, ketika KFA mengumumkan Hong Myung-bo sebagai pelatih tim nasional pada Juli 2024, mantan Direktur Teknis KFA Lee Lim-saeng memimpin proses tersebut.

Selain Chung Mong-gyu dan Hong Myung-bo, Lee Lim-saeng dianggap sebagai salah satu tokoh kunci yang bertanggung jawab atas kinerja buruk Korea di Piala Dunia 2026 dan telah didaftarkan sebagai saksi oleh Majelis Nasional.

Namun, Lee Lim-saeng menyatakan bahwa dia tidak dapat menghadiri karena telah menerima posisi di klub sepak bola profesional Kamboja.

Segera setelah Piala Dunia berakhir, Lee Lim-saeng pindah ke Kamboja dan menjabat sebagai direktur teknis Nagaworld FC. Kepergian mendadak ini memicu spekulasi eksternal bahwa ini adalah "langkah strategis" untuk menghindari investigasi sidang.

Lee Lim-saeng telah meminta kepada Majelis Nasional agar perwakilan hukumnya dapat menghadiri sidang atas namanya, namun permintaan ini ditolak.

Majelis Nasional berpendapat bahwa sebagai peserta inti dalam proses pemilihan pelatih KFA, Lee Lim-saeng harus menghadapi pertanyaan secara langsung dan tidak dapat diwakili oleh agen dalam menjawab pertanyaan terkait.

Fokus utama sidang ini akan mencakup masalah operasional KFA dalam beberapa tahun terakhir, proses penunjukan Hong Myung-bo sebagai pelatih tim nasional, dan tantangan yang muncul selama persiapan Piala Dunia. Kehadiran tokoh-tokoh kunci seperti Chung Mong-gyu dan Hong Myung-bo diprediksi akan menarik perhatian publik yang signifikan.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com