Cesc Fabregas mendukung penuh penunjukkan Roberto Mancini sebagai pelatih Timnas Italia. Ia menilai Mancini punya mental juara.

Roberto Mancini resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Italia. Federasi Sepakbola Italia (FIGC) juga mengangkat Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik untuk mendampingi Mancini. Penunjukkan Mancini mengakhiri drama pencarian pelatih baru Italia.

Pep Guardiola dan Carlo Ancelotti awalnya jadi calon pelatih Italia. Namun, FIGC tak mencapai kata sepakat.

Andrea Pirlo sempat jadi kandidat kuat menukangi Gli Azzurri, tapi gagal akibat dirinya duta judi. Gagalnya Pirlo jadi pelatih Italia bikin Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC.

Saat kisruh ini terjadi, FIGC bergerak cepat dengan menunjuk Mancini. Mantan manajer Manchester City ini sebelumnya pernah melatih Italia pada 2018-2023 dengan raih juara Piala Eropa 2020. Mancini diharapkan membangkitkan Italia yang tiga kali beruntun gagal ke Piala Dunia di periode keduanya.

Penunjukkan Mancini kembali jadi pelatih Timnas Italia menghadirkan pro dan kontra. Beberapa pihak mendukung karena pengalaman Mancini dibutuhkan untuk membangkitkan Italia.

Sementara di sisi seberang, pengangkatan Mancini dianggap langkah mundur. Pasalnya, Mancini pernah gagal membawa Italia ke Piala Dunia.

Pelatih Como, Cesch Fabregas, di kubu yang mendukung penuh penunjukkan Mancini. Menurutnya, pelatih 61 tahun ini punya mental juara. Mentalitas ini yang diperlukan para pemain La Nazionale.

"Saya selalu menyukai Mancini, saya juga pernah mengikutinya saat masih di Manchester City," kata Fabregas dikutip dari Football Italia.

"Saya pernah berbicara dengannya beberapa kali, dia seorang pemenang, dia menuntut, dan dia memainkan sepak bola yang bagus. Dia membuktikan bagaimana melakukannya ketika memenangkan Kejuaraan Eropa."

"Saya sangat senang untuknya," jelasnya.