Pemain sayap Belgia, Doku, mengenang kembali penyakit dan gejolak keluarga yang dialaminya selama Piala Dunia FIFA 2026.

Doku mengikuti turnamen dengan ambisi, namun ia menderita infeksi pernapasan akut dan absen dalam pertandingan kedua Belgia di babak penyisihan grup melawan Iran, yang berakhir imbang 0-0. Saat itu, publik tidak mengetahui bahwa kondisinya jauh lebih serius dari yang diperkirakan.
Doku mengunggah di media sosial: "Saya tidak pernah merasakan sakit seperti ini seumur hidup saya. Saya tidak bisa bergerak dan hanya ingin menangis. Pukul 1 pagi, saya harus pergi ke ruang gawat darurat." Pernyataan ini berfungsi sebagai pengantar untuk film dokumenter yang akan ia rilis di saluran web pada hari Minggu.
Masalah Doku di Piala Dunia FIFA tidak berhenti di situ. Selama turnamen, ia menerima kabar yang mengejutkannya: kelahiran anak pertamanya. Doku berkata: "Saya tiba-tiba terbangun, dan seseorang memberi tahu saya bahwa istri saya sedang melahirkan. Saat itu, saya berpikir: Saya harus pergi menemui putra saya."
Selanjutnya, Doku sempat meninggalkan kamp Belgia, melakukan perjalanan ke London dan kembali, dan akhirnya menggendong anaknya, Blaise. Kunjungan singkat ini menimbulkan kontroversi yang cukup besar di Belgia, dengan perdebatan publik seputar perannya sebagai seorang ayah dan kehadirannya saat kelahiran anaknya selama turnamen besar. Doku berkata: "Sekarang saya berusaha menjadi ayah terbaik."
Dari perspektif kompetitif, Doku mengakui bahwa kondisi fisik dan teknisnya tidak optimal, dan ia tidak bermain dengan dampak yang diinginkannya. Tim Belgia tersingkir di perempat final, kalah 1-2 dari Spanyol, yang kemudian berhasil memenangkan kejuaraan.
Doku menyimpulkan: "Saya berharap saya bisa memberikan dampak yang lebih besar dalam turnamen ini. Saya tidak akan pernah melupakan Piala Dunia FIFA 2026."
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Belgia
Manchester City
Jérémy Doku
FIFA World Cup
Semua Komentar