Roberto De Zerbi bicara soal masa depan Richarlison. Manajer Tottenham Hotspur itu bingung dengan keinginan sang pemain.

Hal itu dikatakan De Zerbi usai laga pramusim melawan Chelsea, Sabtu (1/8/2026). Sang manajer mengaku senang dengan Richarlison, namun tak tahu apa-apa soal keinginan sang pemain yang berubah-ubah.

"Saya tidak tahu, karena sebagai pemain, sebagai seorang pria, sikap dan perilakunya sungguh luar biasa, tapi pada akhirnya, kita harus menghormati apa yang ingin dia lakukan," kata De Zerbi, melansir ESPN.

"Tidak mudah mencari penyerang lain seperti Richarlison, karena Richarlison mencetak gol dan dia tahu caranya. Penyerang baru, kita tidak tahu. Penyerang lainnya, kita juga tidak tahu bagaimana. Dia mencetak 12 gol musim lalu, bukan karena keberuntungan, karena dia tahu cara mencetak gol."

"Jadi, saya tidak tahu. Saya tidak begitu mengerti, karena kadang-kadang dia mengatakan [ingin] tetap bertahan, kadang-kadang sebaliknya. Tidak ada masalah apa pun. Dia orang yang baik. Kita semua mengenalnya, dia menjadi andalan klub dan staf, karena dia bekerja keras dan serius setiap hari. Kita tidak bisa mengatakan apa pun tentangnya dengan buruk," kata Roberto De Zerbi.

Richarlison membela Tottenham Hotspur sejak 2022, usai dibeli dari Everton. Performanya angin-anginan, dengan baru mencetak 32 gol dari 133 laga. Terbaru, ia mencetak gol kemenangan Spurs atas Chelsea dengan skor 2-1 di laga di Sydney.

Kontrak Richarlison di Spurs akan habis tahun depan. Sejauh ini, tak ada tanda-tanda klub London Utara itu bakal memberinya kontrak baru.

Tottenham Hotspur dikaitkan dengan banyak nama striker musim panas ini. Selain Savinho yang jadi targetnya, BBC menyebut Spurs bisa mengejar penyerang top macam Victor Osimhen, Rafael Leao, dan Marcus Rashford yang tersedia pada musim panas ini.