Menurut El Larguero, Luca Zidane menyatakan setelah bergabung dengan Leganés bahwa ambisi tim adalah kunci keputusannya.

Leganés merekrut kiper Piala Dunia FIFA ini pada musim panas. Dia bergabung setelah dua musim di Granada dan saat ini optimis tentang prospek tim untuk musim baru, dengan tujuan membantu tim kembali ke divisi teratas Spanyol di Stadion Butarque.
Luca Zidane mengatakan bahwa setelah menerima undangan dari Leganés, dia dengan cepat mengambil keputusan. Dia menyatakan bahwa sepak bola adalah hal yang paling dia hargai, dan ambisi serta tujuan jelas dari Leganés meyakinkannya bahwa ini adalah kesempatan besar. Mengenai kembali bermain di Madrid, dia mengatakan itu bukan faktor penentu; hal terpenting adalah klub itu sendiri.
Berbicara tentang pengalamannya di Piala Dunia FIFA, Luca Zidane mengatakan itu adalah salah satu pertandingan terpenting dalam karier seorang pemain. Meskipun Prancis tidak bisa melaju lebih jauh dan akhirnya disingkirkan oleh Swiss, dia tetap menghargai pengalaman itu. Dia juga menyebutkan bahwa menghadapi Argentina, yang dipimpin oleh Messi, adalah pertandingan yang sangat sulit.
Mengenai alasan dia menjadi kiper, Luca Zidane mengatakan bahwa kakak laki-lakinya Enzo pertama kali menyuruhnya berdiri di gawang ketika mereka masih kecil. Dia juga menyebutkan bahwa orang tuanya pernah menyarankan mereka menggunakan nama belakang ibu mereka untuk mengurangi keterkaitan dengan nama belakang "Zidane."
Luca Zidane juga secara khusus berterima kasih kepada keluarganya, terutama ibunya, atas dukungannya selama masa pertumbuhannya. Dia mengatakan bahwa keluarganya sangat saling mendukung, sering mendiskusikan sepak bola dalam obrolan grup keluarga, dan meskipun ibunya terkadang merasa sedikit lelah, dia selalu memperhatikan pertandingan anak-anaknya.
Ketika ditanya tentang pengaruh ayahnya Zinedine Zidane, Luca Zidane mengatakan dia tidak keberatan, menganggapnya sebagai pertanyaan biasa. Dia juga menekankan bahwa ibu dan saudara-saudaranya sama pentingnya untuk perkembangannya.
Berbicara tentang idola masa kecilnya, dia mengatakan dia paling menyukai Casillas dan juga pernah pergi menonton latihan bersama ayahnya. Akhirnya, Luca Zidane menyapa para penggemar Leganés, berharap mereka akan mendukung tim dan bekerja sama untuk mencapai tujuan mereka serta membawa Leganés kembali ke tempatnya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Leganes
Luca Zidane
FIFA World Cup
Semua Komentar