Menurut Footmercato, pemain Marseille, Timothy Weah menarik minat klub-klub luar negeri, tetapi kepergiannya musim panas ini belum pasti karena keinginan pribadinya dan rencana tim.

Setelah menjadi pemain andalan Marseille musim lalu, Timothy Weah adalah salah satu dari sedikit pemain yang nilainya meningkat. Karena Marseille mencari dana, pemain internasional Amerika yang serba bisa ini telah menarik minat dari klub-kluar negeri. Namun, mengingat keinginan pemain, persetujuan Bruno Génésio terhadapnya, dan tuntutan kompetitif tim yang tinggi, kepergian Weah jauh dari pasti.
Penggemar Marseille umumnya menganggap Timothy Weah sebagai salah satu pembelian paling memuaskan yang pernah dilakukan tim baru-baru ini. Ia bergabung dengan Marseille dengan status pinjaman dari Juventus dan melakukan transfer permanen dengan opsi pembelian wajib sekitar 14 juta euro. Musim lalu, ia jarang mengecewakan dalam pertandingan di sayap kanan Marseille.
Mantan pemain Lille ini konsisten, andal, dan jarang membuat kesalahan. Di musim pertamanya di Marseille, ia tampil 41 kali di semua kompetisi, menyumbangkan 3 gol dan 4 assist. Musim panas ini, ia mewakili tim nasional AS dalam 2 pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026. Dalam skuad yang performanya terkadang tidak konsisten, Weah adalah salah satu dari sedikit pemain yang nilai pasarnya tetap stabil, saat ini diperkirakan sekitar 20 juta euro.
Marseille saat ini menghadapi situasi keuangan yang sangat sulit, di mana setiap euro sangat penting, dan pemilik klub Frank McCourt juga menuntut manajemen yang ketat dari tim. Oleh karena itu, wajar bagi manajemen Marseille untuk mempertimbangkan membuat keuntungan signifikan dengan menjual pemain Amerika tersebut.
Tapi apa yang dipikirkan pemain itu sendiri? Pemain Marseille, yang mengenakan kaus nomor 22, memiliki kontrak hingga Juni 2030, sangat bahagia di kota Mediterania, dan tidak berniat memaksakan kepergian. Lebih penting lagi, ia menyambut hangat Bruno Génésio sebagai pelatih Marseille.
Bruno Génésio menyetujui Timothy Weah, dan pemain tersebut merasa betah di Marseille.
Pelatih baru Marseille juga mengagumi Timothy Weah. Génésio sangat menghargai kualitasnya, semangat juangnya, keserbagunaannya, dan pemahaman taktisnya. Selama melatih Lille, Génésio berharap dapat membawa Weah ke tim.
Dalam pertandingan persahabatan akhir pekan lalu melawan Athletic Bilbao, Weah tampil sangat nyaman, dan ia secara alami akan menjadi bagian dari rencana Génésio untuk musim baru. Oleh karena itu, kepergian Timothy Weah belum merupakan kesimpulan yang pasti. Jika pemain kelahiran New York itu akan meninggalkan Ligue 1 sebelum jendela transfer musim panas ditutup, para peminat harus menawarkannya tantangan kompetitif yang jauh lebih baik daripada Marseille. Namun, keserbagunaannya dan karakteristiknya sebagai pemain modern terus menarik perhatian tim lain.
Sebelum Piala Dunia dimulai musim panas ini, klub Inggris Sunderland menanyakan tentang Weah, tetapi pemain berusia 26 tahun itu belum menanggapi. Klub-klub Inggris lainnya juga telah mengajukan pertanyaan, tetapi belum menarik minatnya.
Selain itu, kemungkinan Weah kembali ke Serie A tidak dapat dikesampingkan. Jika reaksi berantai terjadi pada tahap akhir jendela transfer, klub Italia mungkin mencoba merekrutnya sebelum pasar ditutup. Untuk saat ini, Timothy Weah tetap fokus pada masa depannya dengan seragam Marseille.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Marseille
Timothy Weah
Semua Komentar