Menurut Goal.com, penggemar Al-Ittihad telah melancarkan kampanye media sosial besar-besaran yang secara eksplisit menentang kepergian pemain Prancis Diaby.

Tindakan penggemar ini muncul di tengah laporan bahwa Diaby telah mencapai kesepakatan dengan klub Jerman Bayer Leverkusen untuk kontrak yang berlaku hingga 2031. Berita ini telah membuat marah penggemar Al-Ittihad, yang percaya bahwa kepergian pemain sayap Prancis ini saat ini akan kembali merusak tujuan tim, terutama setelah klub baru-baru ini melepas beberapa pemain.

Diaby dengan cepat menjadi bagian penting dari sistem taktis Al-Ittihad setelah bergabung pada musim panas 2024. Dengan kecepatan, kemampuannya untuk menembus ruang, dan bakatnya dalam menciptakan ancaman di sayap, ia dengan cepat menjadi pemain yang diandalkan para penggemar.

Selama periode terakhir, pemain sayap Prancis ini juga berperan penting dalam kemenangan Al-Ittihad di Liga Saudi dan Piala Raja. Bagi banyak penggemar, ia bukan lagi hanya pemain asing biasa, tetapi salah satu pemain inti yang harus dipertahankan.

Inilah mengapa kampanye penggemar telah mendapatkan momentum yang begitu besar. Penggemar Al-Ittihad tidak percaya Diaby adalah pemain yang mudah diganti; sebaliknya, mereka melihat kepergiannya sebagai bagian dari hilangnya pemain kunci tim secara berkelanjutan. Para penggemar awalnya berharap manajemen klub akan memperkuat skuad sambil mempertahankan anggota intinya.

Beberapa penggemar Al-Ittihad percaya masalahnya bukan hanya potensi kepergian Diaby, tetapi juga waktu pengambilan keputusan ini. Ada sentimen yang berkembang bahwa klub kehilangan pemain bintang satu per satu tanpa menemukan pengganti yang dapat memberikan stabilitas dan kekuatan yang sama.

Beberapa penggemar percaya bahwa kepergian Diaby dapat memicu krisis baru bagi tim. Pemain sayap Prancis ini adalah salah satu opsi serangan terpenting tim, dan menemukan pemain dengan kecepatan, pengalaman, serta kemampuannya untuk cepat beradaptasi dengan Liga Saudi sebagai pengganti tidak akan mudah.

Penggemar tidak menyembunyikan kekhawatiran mereka; mereka takut bahwa kepergian Diaby akan menjadi mata rantai lain dalam serangkaian keputusan yang akan menjerumuskan Al-Ittihad ke dalam pembangunan ulang yang berkelanjutan daripada mempertahankan tim yang mampu bersaing dan menjaga stabilitas selama beberapa musim berturut-turut.

Karena semakin banyak penggemar menyerukan untuk mempertahankan "kijang Prancis" ini, keputusan akhir tetap berada di tangan manajemen Al-Ittihad. Klub kini menghadapi ujian nyata dari para penggemarnya: apakah akan mempertahankan salah satu bintang terpentingnya dan mencegah kepergiannya, atau memulai kesepakatan baru, yang sekali lagi membebani klub dengan tugas mencari pengganti?

Pada akhirnya, kampanye menentang kepergian Diaby bukanlah tindakan media sosial yang singkat, melainkan sinyal jelas dari penggemar Al-Ittihad: mereka percaya beberapa pemain mewakili masa depan tim dan tidak ingin melihat mereka pergi. Jika Diaby memang akan bergabung dengan Bayer Leverkusen, klub perlu melakukan lebih dari sekadar menyelesaikan penandatanganan pengganti untuk meyakinkan para penggemar bahwa kepergiannya tidak akan menjadi awal krisis baru bagi Al-Ittihad.

Diterjemahkan oleh AI.

Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com