Gimcheon Sangmu FC telah menyelesaikan salah satu jendela transfer paling sibuk dalam sejarah K League dengan mengonfirmasi kedatangan 14 pemain, seluruhnya berstatus pinjaman hingga 3 Agustus 2026. Klub yang berafiliasi dengan militer Korea Selatan ini mendatangkan pemain dari 13 klub berbeda yang tersebar di K League 1 dan K League 2, membangun kembali skuad mereka secara menyeluruh.

Di antara rekrutan paling menonjol adalah Yool Heo dari Ulsan HD FC, salah satu klub terkuat di Korea, serta Ji-won Park dari Suwon Bluewings. Keduanya membawa pengalaman berharga dari kasta tertinggi sepak bola Korea. Jeju SK menjadi klub yang paling banyak melepas pemain, mengirimkan tiga nama ke Gimcheon: Jun-ha Kim, Jae-hyeok Oh, dan Chan-gi An. Young-hun Kang bergabung dari Incheon United, Jun-seok Song dari Gangwon, dan Sang-young Park dari Daegu, melengkapi kontingen dari divisi utama.

Dari K League 2, Gimcheon mendatangkan Gyung-jun Byeon (Seoul E-Land), Won-jin Hong (Jeonnam Dragons), Gyu-hyeon Choe (Anyang), Jun-young Lim (Chungbuk Cheongju FC), Sang-hyeok Lee (Bucheon 1995), dan Jin-ho Kim (Gwangju). Semua kesepakatan dilakukan tanpa biaya transfer, sesuai dengan model operasional unik Gimcheon Sangmu sebagai klub yang mewakili dinas militer wajib.

Volume pergerakan ini mencerminkan siklus pengelolaan skuad yang menjadi ciri khas Gimcheon. Ketika pemain menyelesaikan wajib militer dan kembali ke klub induk mereka, pergantian pemain besar-besaran menjadi kebutuhan tahunan. Yang membedakan jendela transfer kali ini adalah luasnya variasi asal klub — 13 tim berkontribusi — serta perpaduan pengalaman dari divisi satu dan dua yang kini tersedia bagi staf pelatih.

Tantangan utama bagi tim pelatih adalah menyatukan 14 wajah baru ini menjadi unit yang kompak dalam waktu singkat. Jika proses integrasi berjalan lancar, Gimcheon bisa menjadi kekuatan yang diperhitungkan di bulan-bulan mendatang. Yang pasti, tidak ada klub lain di Korea Selatan yang lebih aktif dalam jendela transfer ini.