Pencetak gol terbanyak sepanjang masa dan kapten tim nasional Argentina selama 15 tahun terakhir mengucapkan selamat tinggal melalui surat di media sosial, mengakhiri perjalanan sukses yang berpuncak pada kemenangan Piala Dunia 2022 di Qatar.

Pada tiga halaman buku catatan tulisan tangan, Messi menulis pesan dalam huruf kapital yang hampir merangkum sebagian besar sejarahnya dengan tim Argentina. Surat itu dimulai dengan beratnya keputusan, melintasi 20 tahun kenangan, dan diakhiri dengan frasa yang merangkum hubungannya dengan tanah airnya: "Syukurlah saya orang Argentina!! Maju Argentina."
Namun, TyC mencatat bahwa satu barang di antara kertas-kertas itu dengan cepat menarik perhatian: pulpen Harry Potter berwarna emas.
Pulpen yang digunakan Messi untuk menulis surat perpisahannya bukanlah pulpen biasa. Di bagian atas pulpen, terlihat Pembalik Waktu Hermione, salah satu objek paling dikenal di dunia yang diciptakan oleh J.K. Rowling. Elemen ini mempertahankan struktur melingkar klasik, dengan jam pasir kecil di tengahnya.
Selain itu, logo resmi Harry Potter tercetak hitam pada badan pulpen logam berwarna emas. Perlu dicatat bahwa Messi, istri, dan anak-anaknya semuanya adalah penggemar seri ini, yang bukan detail yang tidak signifikan.
Detail ini sangat istimewa karena selaras dengan konteks saat ini. Dalam cerita, Pembalik Waktu adalah benda ajaib yang memungkinkan seseorang untuk kembali ke masa lalu. Dan Messi meletakkannya tepat pada surat yang menceritakan debutnya di tim nasional 20 tahun yang lalu.
Kebetulan visual ini sulit diabaikan: pria yang baru saja mengumumkan akhir kariernya dengan seragam Argentina menulis tentang perjalanan waktu dengan benda yang berhubungan dengan "memutar waktu kembali."
Karena pesan dari Messi secara konsisten ditembus oleh waktu itu sendiri. Upaya, kekalahan, kritik, dan final yang kalah selama bertahun-tahun semuanya akhirnya menyatu menjadi era keemasan, yang berpuncak pada Copa América 2021, Finalissima, dan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Surat itu terdiri dari tiga halaman yang disobek dari buku catatan. Halaman-halaman itu sendiri sederhana, dengan judul yang berisi nama hari, beberapa ikon kecil, dan ruang kosong untuk tanggal, tetapi semua ini dibiarkan kosong sama sekali.
Messi mengubahnya menjadi sesuatu yang lain. Dia menulis dengan tinta hitam, huruf kapital semua, dan garis tipis, bahkan meninggalkan beberapa coretan dan koreksi, menyerupai teks yang ditulis saat itu juga. Ketiga halaman tersebut ditata dari kiri ke kanan, memungkinkan pembaca untuk hampir menyatukannya sebagai halaman terakhir kisahnya dengan tim Argentina.
Halaman pertama mengungkapkan beratnya keputusan. Messi berbicara tentang memberikan segalanya dan meninggalkan salah satu pernyataannya yang paling kuat: "Saya telah memberikan dan mendedikasikan segalanya... Saya kosong, tidak ada lagi yang tersisa." Tidak ada pernyataan dingin, maupun pesan PR yang dikemas dengan hati-hati. Yang terlihat adalah kelelahan, sebuah akhir, dan perasaan menerima bahwa sebuah bab telah mencapai puncaknya.
Halaman kedua seperti sebuah refleksi. Dia menulis: "Terima kasih atas semua cinta yang diberikan selama 20 tahun ini." Messi melihat kembali perjalanannya dengan seragam Argentina dan berterima kasih kepada keluarga, rekan setim, staf pelatih, dan manajemennya.
Ini adalah bagian paling reflektif dari surat itu: dia melihat kembali jalur yang dimulai 20 tahun yang lalu, telah mengalami hampir semua yang bisa dialami seorang pemain di tim nasional.
Halaman ketiga kembali mengubah nada. Akhir ceritanya penuh gairah, lugas, dan sangat Argentina: "Syukurlah saya orang Argentina!! Maju Argentina."
Maka, perpisahan ini berakhir, dan cara dimulainya seperti sebagian besar bab cerita Messi dengan tim nasional: seragam Argentina selalu menjadi pusat perhatian.
Surat ini tidak muncul sendirian. Messi juga merilis video yang menampilkan momen-momen terbaiknya dengan tim Argentina, secara efektif meninjau sejarahnya dengan Albiceleste melalui visual.
Video tersebut menunjukkan berbagai tahap kariernya: bagaimana penampilannya saat pertama kali mengenakan seragam Argentina, turnamen besar yang diikutinya, momen-momen kekalahan, dan pada akhirnya, kejuaraan yang selamanya mengubah hubungannya dengan tim nasional.
Video ini berfungsi untuk melengkapi surat tersebut. Tiga halaman tersebut menuliskan kesimpulan dengan kata-kata Messi sendiri, sementara visual memungkinkan seseorang untuk mengunjungi kembali semua yang terkandung dalam kata-kata tersebut.
Kontras ini juga sangat berarti: di satu sisi, perpisahan tulisan tangan, dan di sisi lain, montase gambar yang menyatukan momen-momen penting perjalanannya.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Argentina
Lionel Messi
Inter Miami
Semua Komentar