Dimarco, 28, akan menjadi topik pembicaraan utama dalam beberapa bulan mendatang. Kontrak pemain internasional Italia tersebut dengan Inter Milan berakhir pada 30 Juni 2027, namun kedua belah pihak belum menyepakati perpanjangan. Hal ini menjadikannya target incaran klub-klub raksasa Eropa, terutama Barcelona.

Menurut laporan sebelumnya dari "Sport", Barcelona telah mengusulkan kesepakatan pertukaran melibatkan Balde di hari-hari terakhir bursa transfer musim panas, tetapi negosiasi gagal. Pada musim depan, jika Dimarco menjadi pemain bebas dan terbuka untuk bergabung dengan Barcelona, mungkin akan lebih mudah bagi klub Catalan untuk merekrutnya.
Dimarco juga menunjukkan ketertarikan kepada Barcelona saat membahas situasi kontraknya di Gala Sepak Bola Italia. Ketika ditanya tentang perpanjangan, dia berkata: "Sayangnya, kami belum membicarakannya." Dia mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap Inter Milan: "Saya berharap bisa menyelesaikannya setelah musim lalu." Dimarco kemudian menekankan ingin fokus pada pertandingan terlebih dahulu: "Sekarang saya hanya ingin fokus pada laga melawan Napoli; kami sudah lama tidak mengalahkan mereka."
Namun, Dimarco tidak bisa menahan untuk berbicara tentang Barcelona. Dia berkata: "Selalu menyenangkan dikaitan dengan klub-klub besar seperti itu." Dia juga mengungkapkan duka cita atas kepergian direktur olahraga Piero Ausilio dari Inter Milan setelah 28 tahun: "Sejujurnya, saya tidak menyangka ini. Saya mengetahuinya dari koran setelah latihan. Dia sangat dekat dengan saya, saya menyukainya, dia berbuat banyak untuk Inter Milan, dan kami meraih banyak prestasi bersama. Saya ingin memeluknya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya."
Bek Sayap Kiri Terbaik
Oleh karena itu, Barcelona dapat memanfaatkan situasi bergejolak di San Siro untuk mencoba merekrut salah satu bek sayap kiri terbaik Eropa musim depan. Dimarco adalah pemain berpengalaman dan berkualitas tinggi, serta salah satu kontributor utama kesuksesan Inter Milan meraih gelar juara dalam beberapa tahun terakhir, menjadikannya sangat diminati di pasar transfer.

Inter Milan adalah klub asal Dimarco, tempat dia tumbuh berkembang, dan setelah dipinjamkan untuk mendapat pengalaman, dia kembali dan kini telah sepenuhnya mapan. Kepergiannya akan berdampak signifikan, namun dengan perginya Ausilio, ketidakstabilan juga melanda departemen olahraga Nerazzurri.
Kekurangan Pemain Kaki Kiri
Di sisi lain, Barcelona selalu mencari peluang di pasar transfer. Tidak diragukan lagi, Dimarco akan menjadi pilihan sempurna, karena Balde adalah satu-satunya pemain alami kaki kiri di posisi tersebut dan dia tidak lagi masuk dalam rencana Flick.
Pelatih asal Jerman itu lebih memilih memainkan Gundogan dan Cancelo di posisi bek sayap kiri dengan kaki lemah mereka daripada memberikan kesempatan kepada akademi, karena Flick menuntut Balde menampilkan performa pada kondisi 100%. Balde, 22, memiliki potensi besar, tetapi Flick menganggap dia belum menunjukkannya sepenuhnya.

Musim masih panjang, dan banyak hal bisa berubah. Gerard Martín juga merupakan pilihan alternatif, tetapi mengingat kegagalan merekrut bek tengah kaki kiri, dia kini menjadi pemain utama di posisi tersebut. Seperti Balde, dia adalah satu-satunya bek sayap alami kaki kiri, meskipun bek tengah lain seperti Cubarsí, Eric García, dan Christensen juga pernah bermain di posisi ini.
Bursa transfer musim panas telah ditutup, tetapi pasar tetap dinamis, dan bursa transfer musim dingin menanti untuk melihat apakah klub memiliki kebutuhan dan jika ada peluang seperti Dimarco.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Inter Milan
Barcelona
Federico Dimarco
Semua Komentar