Rolando Mandragora kembali ke Turin. Gelandang yang namanya menjadi salah satu pencarian terpopuler di Transfermarkt belakangan ini telah menyelesaikan transfer permanen senilai €5 juta dari Fiorentina, menandatangani kontrak hingga 2026. Ini jelas merupakan pengeluaran terbesar Torino FC di bursa transfer kali ini, dan kepulangannya menunjukkan niat tegas untuk memperkuat lini tengah. Mandragora sudah mengenal baik klub dan kota ini, sehingga kehadirannya memberikan jaminan kualitas di jantung permainan Serie A.

Selain Mandragora, Torino sangat aktif di pasar pinjaman. Daniel Bragança tiba dari Sporting CP dengan biaya pinjaman €1 juta, membawa kreativitas dan kualitas dari liga Portugal. Rafik Belghali bergabung dari Hellas Verona, juga dengan pinjaman €1 juta, sementara Niccolò Fortini direkrut dari Fiorentina dengan biaya pinjaman €500 ribu. Rekrutan paling menarik adalah kiper Lucas Perri, yang datang dengan status pinjaman dari Leeds United untuk menambah persaingan di bawah mistar.
Dua kedatangan lainnya melengkapi daftar rekrutan. Nathan Patterson menandatangani kontrak secara gratis dari Everton, memberikan opsi bek kanan yang muda dan energik dengan pengalaman Premier League. Bek veteran Swiss Ricardo Rodríguez, yang sebelumnya tanpa klub, juga telah bergabung — tambahan cerdas tanpa biaya yang membawa pengalaman internasional dan fleksibilitas di lini pertahanan. Secara total, tujuh rekrutan ini hanya menelan biaya €7,5 juta, mencerminkan strategi yang mengandalkan pinjaman dan kesempatan.
Di sisi kepergian, klub juga tak kalah sibuk. Kepergian paling mencolok adalah penyerang muda Alieu Njie yang dipinjamkan ke Fiorentina senilai €4 juta, angka yang sebagian mengimbangi biaya transfer Mandragora. Ivan Ilić dan Ali Dembélé keduanya bergabung dengan Lecce secara pinjaman, Tino Anjorin pindah ke Göztepe di Turki, dan tiga pemain muda — Wisdom Acquah (Modena), Marco Dalla Vecchia (Cesena), serta Côme Bianay Balcot (Red Star FC 93) — semuanya dipinjamkan untuk mendapatkan jam terbang.
Gambaran keseluruhan menunjukkan manajemen skuad yang pragmatis. Torino telah mengatasi kebutuhan utama — gelandang tengah, kiper, dan bek sayap — tanpa menguras kantong. Kedatangan Mandragora adalah sorotan utama, namun efek kumulatif dari pemain berpengalaman seperti Rodríguez dan Patterson, ditambah pemain pinjaman menjanjikan seperti Bragança, memberikan pelatih skuad yang jauh lebih dalam. Dengan kepergian pemain pinggiran melalui pinjaman, Torino memasuki fase berikutnya musim ini dengan skuad yang lebih ramping dan lebih siap bersaing di papan tengah Serie A.
Torino
Ricardo Rodríguez
Rolando Mandragora
Lucas Perri
Ivan Ilić
Tino Anjorin
Nathan Patterson
Daniel Bragança
Ali Dembélé
Alieu Njie
Niccolò Fortini
Rafik Belghali
Semua Komentar