Beijing (CEST) 15 September – UEFA mengumumkan bahwa Komite Eksekutif UEFA telah menyetujui penyesuaian sistem promosi dan degradasi UEFA Nations League untuk musim 2026/27. Penyesuaian ini dirancang untuk memastikan transisi yang mulus ke format baru yang akan berlaku mulai musim 2028/29, ketika Nations League akan dikurangi dari empat liga saat ini menjadi tiga.

Penyesuaian ini membuka jalan bagi konsep baru yang disetujui pada Mei 2024. Di bawah rencana baru, mulai musim 2028/29, UEFA Nations League tidak akan lagi menampilkan sistem empat tingkat, melainkan akan mengadopsi struktur tiga tingkat.
Dalam versi transisi untuk musim 2026/27, mekanisme promosi dan degradasi akan dimodifikasi khusus untuk memastikan bahwa semua tim memiliki jalur promosi dan degradasi yang adil dan jelas selama peralihan antara format lama dan baru. Komite Eksekutif UEFA berharap langkah ini akan memungkinkan asosiasi peserta untuk beradaptasi dengan lancar terhadap perubahan di masa mendatang dalam kerangka kompetisi.
Selain itu, UEFA Nations League 2026/27 juga akan memperkenalkan fase 16 Besar yang baru, merupakan perluasan signifikan dari babak gugur kompetisi.
Pengaturan Promosi dan Degradasi UEFA Nations League untuk Musim 2026/27 hingga 2028/29

Sistem promosi dan degradasi yang awalnya direncanakan didasarkan pada struktur empat tingkat. Oleh karena itu, untuk transisi ke sistem tiga tingkat pada musim 2028/29, penyesuaian pada aturan promosi dan degradasi diperlukan.
Penyesuaian yang disetujui adalah sebagai berikut:
Play-off
Tim-tim berikut akan berpartisipasi dalam play-off. Play-off akan menentukan level liga mereka dalam edisi kompetisi berikutnya berdasarkan peringkat mereka di akhir fase liga UEFA Nations League 2026/27.
Play-off Liga A/B
Tim-tim yang berpartisipasi dalam play-off Liga A/B meliputi:
Dua tim peringkat ketiga terendah di Liga A
Dua tim peringkat keempat tertinggi di Liga A
Keempat tim ini akan bermain melawan 4 tim peringkat kedua dari Liga B.
Play-off Liga B/C
Tim-tim yang berpartisipasi dalam play-off Liga B/C meliputi:
Keempat tim peringkat keempat dari Liga B
Keempat tim peringkat kedua dari Liga C
Promosi dan Degradasi
Promosi dan degradasi antarliga akan terjadi sebagai berikut:
Keempat juara grup dari Liga B akan dipromosikan ke Liga A.
Dua tim peringkat keempat terendah dari Liga A akan didegradasi ke Liga B.
Keempat pemenang play-off Liga A/B akan masuk Liga A, dan keempat yang kalah akan masuk Liga B.
Keempat juara grup dari Liga C akan dipromosikan ke Liga B.
Keempat pemenang play-off Liga B/C akan masuk Liga B, dan keempat yang kalah akan masuk Liga C.
Karena tidak akan ada lagi Liga D setelah ini, semua tim yang saat ini berada di Liga D akan dipromosikan ke Liga C.
Transisi Nations League dari 2026 ke 2028
🟨 Perempat Final Liga A
🟩 Promosi Langsung
⬜ Tetap di liga saat ini
🟦 Play-off Promosi
🟥 Play-off Degradasi
🔴 Degradasi Langsung
Dengan kata lain, setelah musim 2026/27, beberapa tim akan memiliki liga baru yang ditentukan oleh promosi dan degradasi langsung, sementara tim lain harus melalui play-off untuk menentukan penempatan mereka untuk musim 2028/29.

Komposisi Liga UEFA Nations League 2028/29
Oleh karena itu, Nations League 2028/29 akan disusun sebagai berikut, berdasarkan kinerja tim di musim 2026/27:
Liga A
Termasuk:
8 tim dari perempat final Liga A
Dua tim peringkat ketiga tertinggi dari Liga A
4 juara grup dari Liga B
4 pemenang play-off Liga A/B
Secara total, Liga A akan terdiri dari 18 tim.
Liga B
Termasuk:
Dua tim peringkat keempat terendah dari Liga A
4 yang kalah di play-off Liga A/B
4 tim peringkat ketiga dari Liga B
4 juara grup dari Liga C
4 pemenang play-off Liga B/C
Juga 18 tim.
Liga C
Termasuk:
4 yang kalah di play-off Liga B/C
8 tim peringkat ketiga dan keempat di Liga C
6 tim dari mantan Liga D
Oleh karena itu, Liga C juga akan terdiri dari 18 tim.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Albania
Andorra
Armenia
Austria
Azerbaijan
Belarus
Belgia
Bosnia dan Herzegovina
Bulgaria
Kroasia
Siprus
Ceko
Denmark
Inggris
Estonia
Kepulauan Faroe
Finlandia
Prancis
Georgia
Jerman
Yunani
Hungaria
Islandia
Republik Irlandia
Israel
Italia
Kazakhstan
Latvia
Liechtenstein
Lituania
Luksemburg
Makedonia Utara
Malta
Moldova
Belanda
Irlandia Utara
Norwegia
Polandia
Portugal
Rumania
San Marino
Skotlandia
Slovakia
Slovenia
Spanyol
Swedia
Swiss
Turki
Ukraina
Wales
Montenegro
Serbia
Gibraltar
Kosovo
Semua Komentar