Menurut La Gazzetta dello Sport, strategi transfer musim panas Inter Milan bergeser ke arah pengalaman dan dampak langsung, dengan fokus pada Liga Champions.

Pesan yang disampaikan Chivu kepada pasar transfer Inter Milan sangat jelas: meningkatkan "standar." Pelatih Inter Milan ini telah mengulangi poin ini berkali-kali saat membahas rekrutmen yang sudah selesai maupun yang prospektif. Tujuan Inter Milan adalah meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan, daripada hanya mengikuti filosofi "satu keluar, satu masuk." Persyaratan ini akan membantu tim menyempurnakan performa mereka di kompetisi Eropa. Inter Milan sudah sangat kompetitif dan sukses di sepak bola Italia.
Oleh karena itu, Inter Milan tidak lagi menargetkan pemain di bawah 25 tahun seperti musim panas lalu, melainkan pemain yang lebih berpengalaman dan dapat memberikan dampak langsung dengan pengalaman internasional. Nama-nama seperti Henrique, Diouf, dan Sucic telah digantikan oleh Spence, Stones, dan Jones. Dibandingkan dengan operasi pasar sebelumnya, ini merupakan perubahan signifikan dan menunjukkan keselarasan penuh antara manajemen klub dan departemen olahraga.
Setelah jendela transfer ditutup, musim panas Inter Milan dapat diringkas sebagai "Eropanisasi." Ini bukan hanya karena Inter Milan mendatangkan tiga pemain dari Premier League, atau empat jika Akanji—yang opsi pembeliannya telah dikonfirmasi—disertakan. Chivu juga memandang Premier League sebagai model yang patut dicontoh. Inter Milan juga memperkuat posisi penjaga gawang, mempertahankan bakat Stankovic—salah satu pemain paling dicari klub-klub top Eropa—dan mengaktifkan kembali pengalaman Pavard.
Para pemain ini telah memenangkan banyak gelar, terutama di kompetisi internasional. Akanji dan Stones membentuk kemitraan pertahanan Manchester City; Manchester City mengalahkan Inter Milan di Istanbul untuk memenangkan Piala Liga Champions pertama mereka. Spence memenangkan Liga Europa bersama Tottenham. Meskipun Jones tidak bermain dalam kemenangan Liga Champions Liverpool 2018-19, dia adalah bagian dari skuad tersebut. Pavard memenangkan Piala Dunia bersama Prancis dan Liga Champions bersama Bayern.
Singkatnya, rencana Inter Milan sangat jelas: membangun skuad "Eropanisasi" di sekitar pemain berpengalaman. Ini adalah perubahan signifikan dari pendekatan sebelumnya dan menandakan fokus pada "pemain dampak langsung." Pertanyaannya adalah bagaimana Inter Milan dapat meningkatkan performa mereka tahun lalu. Jawabannya terletak pada rekrutmen yang tepat dengan target Liga Champions.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Inter
Cristian Chivu
Tutti i commenti