Menurut media Belanda VoetbalZone, mengutip De Telegraaf, penyerang Feyenoord Anis Haji Moussa tidak akan berpartisipasi dalam pertandingan tandang melawan NEC Nijmegen. Pemain internasional Aljazair itu gagal naik bus tim ke Nijmegen tepat waktu pada hari itu dan kemudian langsung pulang.

Laporan tersebut menyatakan bahwa ketidakhadiran Haji Moussa terkait dengan spekulasi transfer terbaru yang meliputinya. Pemain itu sangat ingin bergabung dengan Al-Ittihad, yang mengajukan penawaran €37,5 juta kepada Feyenoord pada hari Jumat.
Jika penawaran ini diterima, Haji Moussa akan menjadi pemain termahal yang pernah dijual dalam sejarah Feyenoord. Namun, manajemen Feyenoord memutuskan pada Jumat malam untuk menolak penawaran tersebut dan tidak bersedia melepas pemain itu.
Di sisi lain, Haji Moussa sangat ingin menyelesaikan transfer ke Arab Saudi, dengan alasan utamanya adalah kontrak yang sangat menguntungkan yang telah disiapkan Al-Ittihad untuknya. Menurut laporan sebelumnya, jika ia bergabung dengan Al-Ittihad, ia bisa memperoleh lebih dari €50 juta selama kontrak lima tahun.
Sementara itu, Al-Ittihad juga sedang mempertimbangkan pilihan transfer lainnya. Klub tersebut telah menyatakan minatnya pada penyerang PSV Eindhoven Esmer Bayramović, dan PSV telah diberitahu tentang hal ini. Namun, Haji Moussa tetap menjadi target utama Al-Ittihad.
Waktu yang tersisa bagi semua pihak untuk menyelesaikan kesepakatan sangat terbatas, karena jendela transfer musim panas Arab Saudi akan ditutup pada 6 September.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Feyenoord
Al Ittihad
Anis Hadj Moussa
Tutti i commenti