Menurut La Gazzetta dello Sport, Liga Serie A dan Math & Sport bersama-sama meluncurkan studi pencarian bakat untuk pemain kelahiran 2004 dan setelahnya, dengan fokus pada level tim nasional. Untuk menghindari kehilangan pemain berkewarganegaraan ganda: Santiago Castro dari Roma adalah pemain Argentina yang belum pernah dipanggil ke tim nasional Argentina namun memegang paspor Italia.

Tim nasional Italia di bawah pelatih baru Roberto Mancini mulai terbentuk. Pelatih Azzurri telah memanggil 70 pemain untuk pertandingan Nations League mendatang melawan Belgia, Prancis, dan Turki—mereka akan menghadapi yang terakhir dua kali. Tujuan tim adalah memulai kembali dengan pemain muda. Selama masa jabatannya dari 2018 hingga 2023, Mancini telah mempromosikan 10 pemain U21 Italia, dari Zaniolo hingga Kean, serta Scalvini dan Ricci. Lebih banyak wajah baru mungkin akan muncul dalam skuad tim nasional dalam perjalanan menuju Kejuaraan Eropa 2028, sementara pentingnya pemain berkewarganegaraan ganda tidak boleh diremehkan: dari Romano dari Cagliari hingga Tresoldi, yang masih menunggu persetujuan FIFA.
Pencarian Bakat
Liga Serie A, bekerja sama dengan Math & Sport, mempresentasikan studi pencarian bakat yang menarik pada simposium "Usia Berapa Liga Musim Semi Ini?" yang diselenggarakan di Arena Civica milik AC Milan. Acara ini berlangsung beberapa jam sebelum kick-off Final Piala Super Italia Remaja antara tim muda Fiorentina dan Atalanta. Daftar yang disusun oleh kelompok yang dikoordinasikan oleh Adriano Bacconi mencakup 100 pemain yang lahir setelah 2004—tersebar di 19 liga, dengan nilai pasar minimum 1 juta euro—semuanya memenuhi syarat untuk bermain bagi Azzurri, termasuk mereka yang telah melakukan debut tim nasional dan mereka yang bermimpi mengenakan seragam Italia. Tujuh puluh pemain bermain untuk klub Italia, dan 30 bermain di luar negeri. Setidaknya secara teori, pemain seperti Santiago Castro adalah peluang yang tidak boleh dilewatkan: ia pindah dari Bologna ke Roma musim panas ini. Dia adalah pemain Argentina yang belum pernah dipanggil ke tim nasional Argentina dan memegang paspor Italia. Ini akan menghindari terulangnya situasi dengan Valentín Carboni dan Luis Hasa, yang bisa bermain untuk Azzurri tetapi memilih Argentina dan Albania.
Rute Hijau
Untuk memulai kembali atas fondasi yang kokoh, penemuan bakat muda harus melampaui batas negara. Math & Sport bertujuan untuk membangun database pemain Italia dan berkewarganegaraan ganda di liga domestik dan asing, menggunakan waktu bermain dan level pertandingan sebagai indikator inti untuk mengevaluasi perkembangan. Platform ini dapat mengintegrasikan informasi bakat dari luar negeri: setelah seorang pemain, keluarga, atau klub memasukkan data pribadi, pengalaman profesional, dan kemungkinan asal Italia, sistem akan mengirimkan peringatan ketika pemain bergabung dengan tim nasional U19/U21 atau mencapai divisi muda atau senior tingkat tinggi. Federasi Sepak Bola Italia kemudian memverifikasi pengalaman internasional dan kewarganegaraan mereka. Ini adalah metode yang efektif. Bakat selalu ada; tantangannya adalah menemukannya tepat waktu.
Daftar
Di bawah ini adalah daftar 100 pemain muda Italia terbaik, dibagi berdasarkan posisi, yang diluncurkan oleh Math & Sport bekerja sama dengan Liga Serie A. Perlu dicatat bahwa daftar ini bersifat dinamis mengingat parameter yang digunakan. Saat ini, Lulli, Lontani, dan Raimondo juga bisa dimasukkan.
Kiper: Daffara, Marin, Tommaso Martinelli, Diego Mascardi, Motta, Palmisani, Pessina
Bek Kanan: Bacune, Tommaso Collazza, Favasuli, Fortini, Kayode, Mattia Mannini, Filippo Missori, Palestra
Bek Tengah Kanan: Comuzzo, Francesco Coppola, Thiago Kózer, Alessandro Della Valle, Dilori, Kofler, Kouadio, Leoni, Mane, Marianucci, Fabio Andrea Ruggeri, Giacomo Stabile
Bek Tengah Kiri: Ahanor, Nicolò Calabrese, Calvani, Chiarodia, Stefano Di Mario, Gabriele Guarino, Felipe Jack, Jacopo Martini, Matteo Palma, Reggiani
Bek Kiri: Bartesaghi, Luca Bombino, Andrea Bozzolan, Idrissi, Brando Moruzzi
Gelandang Kanan: Breno Bidon, Chicchella, Commoto, Francesco Conti, Luca Di Maggio, Giovanni Giunti, Justin Kumi, Lipani, Joaquin Mosquera, Riccardo Pagano, Pisilli, Fabio Rispoli, Alessandro Romano, Kevin Zeroli
Gelandang Kiri: Amatucci, Tommaso Berti, Leonardo Colombo, Dagasso, Giacomo Faticanti, Matteo Francesconi, Lorenzo Ignacchiti, Ndour, Lorenzo Scipioni
Sayap Kanan: Gabriele Alessi, Santino Andino, Luigi Cherubini, Cicchetti, Giacomo De Pieri, Tommaso Marras, Alvaro Montoro, Emanuele Rao, Venturino
Gelandang Serang: Buonanotte, Guido Della Rovere, Inácio, Liberali, Simon Pafundi, Tommaso Rubino
Sayap Kiri: Caccamo, Mate Daniel Caprini, Alfajor Cissé, Seidu Fini, Koleosho, Mateo Sanabria, Samuele Vignato
Penyerang: Camarda, Castro, Ekhator, Pio Esposito, Hidalgo, Simon Lontani, Stefano Marino, Alvin Okoro, Raimondo, Sarco, Tresoldi, Alessandro Vogt, Viaf
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
Milan
Roma
Juventus
Parma
Inter
Lazio
Udinese
Bologna
Lecce
Atalanta
Cagliari
Fiorentina
Torino
Napoli
Venezia
Genoa
Como
Monza
Frosinone
Sassuolo
Tutti i commenti