Kylian Mbappe kerap diolok-olok dengan meme dirinya menjadi seorang diktator. Begini respons bintang Real Madrid tersebut.

Meme bergambar Mbappe menyerupai tokoh diktator jadi salah satu lelucon paling populer di media sosial. Penyerang asal Prancis itu digambarkan mengatur ruang ganti tim dengan tangan basi.
Situs Know Your Meme menyebut, meme Mbappe seperti diktator berawal dari caranya menangani kritik dengan berusaha 'membungkam' kritikus. Pemain Prancis itu dilabeli diktator pertama kali pada awal tahun 2024, ketika dia mengancam akan menuntut seorang influencer Prancis.
Meme Mbappe sebagai diktator semakin viral pada 2026 ketika Real Madrid berpisah dengan pelatih Xabi Alonso. Mbappe dituding bertanggung jawab atas mundurnya Alonso, lantaran keduanya sempat berbeda pendapat tentang memberi guard of honour buat Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Fans menyamakan Mbappe dengan tokoh-tokoh diktator dunia seperti Kim Jong-un, Mao Zedong, hingga Joseph Stalin. Meme tersebut rupanya mendapat pantauan dari sang pemain, yang merespons dengan perasaan campur aduk.
"Sebagiannya lucu karena Anda mendapatkan kesan bahwa, bagi sebagian orang, itu semua hanya lelucon. Ada juga bagian yang tidak lucu karena kita tahu kerusakan yang telah ditimbulkan oleh orang-orang seperti itu sepanjang sejarah," kata Mbappe kepada France Football.
"Dibandingkan dengan orang-orang yang membunuh orang lain, atau yang telah membuat jutaan orang tidak bahagia... Saya rasa saya tidak pernah melakukan hal seperti itu dalam hidup saya," ujarnya soal disamakan dengan tokoh diktator dunia.
Mbappe juga mengaku beberapa kali dijahili rekan setimnya di Timnas Prancis Ousmane Dembele gara-gara meme diktator. Bintang PSG itu memanggil Mbappe 'Mobutu', merujuk pada diktator militer Kongo Mobutu Sese Seko pada 1965-1971.
Real Madrid
Kylian Mbappé
Tutti i commenti