Menurut Footmercato, setelah Rodri menolak Real Madrid, Mourinho mulai mempertimbangkan untuk mengubah posisi Alexander-Arnold ke lini tengah sebagai solusi internal untuk rencana baru tim.

Meskipun Real Madrid sudah memiliki beberapa gelandang seperti Tchouaméni, Valverde, Bellingham, dan Bernardo Silva, pemenang Ballon d'Or 2024 seharusnya memberikan keseimbangan yang selama ini kurang dimiliki tim sejak kepergian Kroos. Mourinho menggunakan formasi 4-2-3-1 dalam pramusim, tetapi ia masih mencari solusi yang paling cocok. Menurut Cadena SER, seperti yang dikutip oleh Record, Mourinho memiliki ide yang agak tidak terduga.
Media Spanyol melaporkan bahwa pelatih asal Portugal itu, yang pernah menangani Inter Milan, mungkin akan menempatkan Alexander-Arnold di lini tengah. Alexander-Arnold bergabung dengan Real Madrid dari Liverpool dengan status bebas transfer pada musim panas 2025. Pemain Inggris berusia 27 tahun itu awalnya didatangkan untuk bermain di sayap kanan, tetapi atribut teknisnya selalu membuat banyak pelatih berharap ia akan bermain di posisi yang lebih sentral, dan Mourinho tampaknya memiliki ide yang sama.
Selama fase persiapan, Mourinho telah mencoba memainkan Alexander-Arnold di posisi yang lebih sentral, berharap ia dapat langsung berpartisipasi dalam mengatur serangan. Setelah penolakan Rodri dan dengan kedatangan Dumfries di sayap kanan, pentingnya penggunaan ini mungkin akan semakin meningkat. Dunia luar awalnya mengira Real Madrid akan terus melakukan pergerakan di bursa transfer, tetapi Mourinho akhirnya lebih memilih solusi internal.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
レアル・マドリー
トレント アレクサンダー=アーノルド
すべてのコメント