Konate berpartisipasi dalam latihan bersama Real Madrid untuk pertama kalinya pada hari Senin, dan karena cedera Militao dan Asensio, ia melihat peluang untuk menjadi starter di awal musim.

Konate berpartisipasi dalam sesi latihan pertamanya sebagai pemain Real Madrid pada Senin ini, dan kedatangannya bertepatan dengan kelangkaan bek untuk tim. Cedera Militao dan Asensio berarti tim utama Real Madrid saat ini hanya memiliki tiga bek tengah yang sehat—Rüdiger, Huijsen, dan Konate. Selain itu, Huijsen absen dari pertandingan pemanasan resmi pertama karena ketidaknyamanan fisik, yang juga memberikan lebih banyak peluang bagi Konate. Setelah Piala Dunia di mana ia kesulitan mendapatkan waktu bermain untuk tim Prancis, Konate tiba di Madrid dengan keinginan kuat untuk menang dan membuktikan dirinya.
Real Madrid perlu memperkuat pertahanan mereka dan mengincar Konate di bursa transfer. Ini juga merupakan langkah rutin bagi manajemen Real Madrid baru-baru ini: menghubungi pemain yang kontraknya akan berakhir dan meyakinkan mereka melalui telepon untuk tidak memperpanjang kontrak dengan klub asalnya. Konate, yang tampil luar biasa di Liverpool musim lalu, bertujuan untuk menjadi pilar pertahanan di Real Madrid. Pertahanan Real Madrid sering mengalami cedera musim lalu, dan bek tengah Prancis itu bermain 36 putaran di Premier League, dan kondisi sehatnya menjadi alasan Real Madrid memutuskan untuk merekrutnya.
Rüdiger memiliki keuntungan besar karena pengalamannya dan kepercayaan klub, dan kemungkinan akan mengamankan posisi starter. Posisi lainnya akan diperebutkan antara Huijsen dan Konate. Huijsen melakukan debut resminya dalam pertandingan pemanasan melawan Ferencváros, dan setelah absen dalam pertandingan melawan Fiorentina karena cedera, ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua. Meskipun posisinya agak bermasalah dalam gol yang kebobolan itu, ia menunjukkan dominasinya yang biasa saat menguasai bola. Konate, di sisi lain, memiliki musim yang sukses di Liverpool, hanya tampil di pertandingan fase grup ketiga dan pertandingan perebutan tempat ketiga di Piala Dunia. Kondisi fisik Huijsen memberikan Konate sedikit keunggulan dalam persaingan, asalkan ia bisa mendapatkan kembali ritme pertandingannya dengan cepat.
Musim lalu, seluruh skuad Real Madrid menderita total kumulatif 54 cedera, dengan lini pertahanan menyumbang proporsi besar. Mendy hanya bermain 9 pertandingan, Rüdiger melewatkan 9 pertandingan liga pertama karena cedera lutut, dan Militao hanya bermain 4 pertandingan dari putaran ke-16 dan seterusnya. Huijsen dan Asensio adalah pemain dengan penampilan terbanyak di lini pertahanan, bermain masing-masing 40 dan 34 pertandingan, tetapi mereka juga mengalami beberapa cedera ringan. Real Madrid berharap bek tengah kelahiran Paris ini dapat membantu mengatasi kekurangan di lini pertahanan.
Konate juga menderita cedera di awal karirnya, tetapi musim lalu ia bermain 51 pertandingan, dan di dua musim sebelumnya, ia bermain masing-masing 41 dan 37 kali. Kesepakatan ini diselesaikan sebagai transfer gratis, langkah sukses lainnya bagi Real Madrid di bursa transfer—mendatangkan bek tengah starter dari tim kelas dunia secara gratis. Konate yang berusia 27 tahun berada di masa jayanya dan dianggap sebagai pemimpin pertahanan yang dapat membantu Real Madrid kembali ke puncaknya.
Konate telah menyelesaikan sesi latihan pertamanya di Real Madrid dan menemukan bahwa pintu menuju posisi starter telah terbuka baginya. Cedera Militao dan Asensio telah mengurangi daftar kandidat bek Real Madrid menjadi tiga: Rüdiger, Huijsen, dan Konate. Bagi bek tengah ini, yang memiliki performa biasa-biasa saja di Piala Dunia, ini adalah kesempatan bagus untuk membuktikan dirinya lagi.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
레알 마드리드
이브라히마 코나테
모든 댓글