Luis Milla Manzanares menjelma jadi andalan Como di lini tengah. Performa anak dari mantan pelatih Timnas Indonesia itu disanjung oleh Cesc Fabregas.

Luis Milla diboyong Como dari Getafe pada musim panas tahun ini. Dia selalu bermain penuh dalam dua laga awal Serie A musim ini.
Luis Milla adalah anak dari Luis Milla Aspas, yang pernah menjadi pelatih Timnas Indonesia dan Persib Bandung. Luis Milla Aspas juga karier sepakbolanya menonjol bersama Barcelona dan Real Madrid.
Luis Milla saat ini sudah berusia 31 tahun. Bermain untuk Como menjadi perjalanan awalnya berkarier di luar Spanyol.
Dalam dua laga bersama Como, Luis Milla mencatatkan akurasi passing 91,9 persen. Dia juga punya atribut bertahan tiga tekel sukses, delapan intercept, empat sapuan, dan dua blok.
Atribut menyerang Luis Milla juga cukup oke sejauh ini. Dia menghasilkan enam umpan kunci.
"Milla sangat diremehkan di Spanyol, tapi itu wajar. Ada begitu banyak pemain hebat sehingga terkadang kita cenderung melupakan pemain lain, yang bukan Pedri atau Rodri," kata Fabregas kepada DAZN.
"Saya sudah lama memantaunya. Kariernya terus meningkat, dan sekarang saatnya dia bermain di Liga Champions. Anda tahu kami mencoba mendatangkan pemain muda ke sini, tetapi saya senang mendapatkannya," sambungnya.
Como saat ini meraih empat poin. Setelah sempat imbang 1-1 melawan Udinese, Como berhasil menang 2-1 di markas Napoli.
인도네시아
코모
셀타 데 비고
세스크 파브레가스
이아고 아스파스
모든 댓글