Bukan rahasia lagi bahwa juara Liga Champions jadi target Barcelona di musim ini. Robert Lewandowski memperingatkan Barca agar menjaga konsistensinya.

Barca bertekad mengakhiri puasa gelar Liga Champions, yang sudah berjalan lebih dari satu dekade. Terakhir kalinya Blaugrana jadi kampiun adalah pada musim 2014/2015 ketika masih diperkuat pemain ikonik Lionel Messi.
Setelahnya, Barcelona mentok sampai semifinal saja yang dicapai dua kali termasuk di 2023/2024. Sedangkan di musim lalu, Lamine Yamal dkk disingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 2-3.
Untuk memenuhi ambisi juara Eropa, Barca agresif belanja di bursa musim panas ini dengan mendatangkan sejumlah pemain top. Di antaranya, Anthony Gordon dan mantan pemenang Ballon d'Or Rodri. Lewandowski optimistis dengan peluang juara Barcelona, sekaligus mewanti-wanti agar mempertahankan performa bagus sampai akhir kompetisi.
"Di fase ini buat tim mungkin berbeda dari musim lalu karena tim punya banyak sekali pemain berkualitas dan pemain-pemain baru," kata mantan bintang Barcelona itu kepada AS.
"Aku percaya, bagi Barcelona Liga Champions itu adalah sebuah impian, tapi sekarang waktunya di mana para pemain mereka yang dua-tiga tahun lalu masih sangat muda, dan sekarang lebih berpengalaman," lanjut pemain yang kini memperkuat Chicago Fire itu.
"Barca adalah salah satu favorit dengan dua atau tiga tim lainnya. Di kompetisi Eropa itu tidak masalah bagaimana Anda bermain di fase awal, melainkan menjaga level sampai akhir musim. Kuharap pada akhirnya kita bisa membicarakan tentang Barcelona dan berapa banyak titel juara yang sudah mereka menangi," ceplos Robert Lewandowski.
Barca akan menghadapi Manchester City, juara bertahan Paris St. Germain, Aston Villa, Sporting CP, Feyenoord, Galatasaray, Como, dan Sabah di fase awal Liga Champions. Raksasa Catalan itu akan membuka dengan laga kandang melawan Feyenoord pada 9 September.
바르셀로나
시카고 파이어
로베르트 레반도프스키
모든 댓글