Aleksandar Stanković, yang mewarisi nomor punggung ayahnya Dejan Stanković, berharap untuk tetap di Inter Milan dan bersaing memperebutkan tempat di musim baru. Sebelumnya, gelandang muda ini dipinjamkan ke klub Swiss Luzern dan klub Belgia Club Brugge, di mana ia menjalani musim yang cukup memuaskan. Baru-baru ini, dalam wawancara dengan "Football 360", Stanković berbicara tentang pengalamannya meninggalkan Inter Milan dan bermain sendirian di luar negeri.

"Sejujurnya, itu tidak mudah. Anda harus menerima meninggalkan rumah, meninggalkan keluarga, meninggalkan klub yang Anda cintai, meninggalkan teman-teman, dan semua yang familiar. Ini sangat sulit. Tetapi kemudian Anda mengerti bahwa justru karena Anda berharap untuk kembali ke sini suatu hari nanti dan bermain untuk klub ini lagi, Anda harus melalui semua ini."
Stanković menyatakan bahwa beradaptasi dengan kehidupan di luar negeri memang sangat sulit pada awalnya, tetapi seiring berjalannya musim, ia secara bertahap menemukan motivasi: "Awalnya cukup sulit, tetapi setelah musim dimulai dan Anda mengerti mengapa Anda berada di sana, semuanya menjadi sedikit lebih mudah."
Gelandang yang lahir pada tahun 2005 ini, pertama kali berbicara tentang pengalamannya di Luzern di Swiss: "Saya bermain di sana, dan orang-orangnya sangat baik. Mereka banyak membantu saya, dan para penggemar tidak terlupakan. Itu adalah tahun yang hebat."
Selanjutnya, Stanković bergabung dengan Club Brugge dengan status pinjaman musim lalu dan mengumpulkan pengalaman lebih lanjut di sana. Ia percaya bahwa ini adalah pengalaman yang sangat berharga bagi para pemain muda: "Bagi pemain muda, Club Brugge memang salah satu klub terbaik di dunia, karena mereka dapat memberikan peluang yang sangat langka untuk pertumbuhan dan peningkatan."
Melihat kembali masa bermainnya di luar negeri, Stanković percaya bahwa meninggalkan Inter Milan bukanlah langkah mundur, melainkan langkah yang sangat krusial dalam kariernya.
"Saya pikir bagi saya, itu adalah langkah terbaik yang bisa saya ambil dalam karier saya. Mereka membantu saya dalam setiap aspek, tidak hanya di lapangan, tetapi juga dengan menjaga saya di luar lapangan."
Dia juga secara khusus berterima kasih kepada klub-klub tempat dia bermain: "Saya akan selalu berterima kasih kepada mereka karena mereka benar-benar mengubah cara saya bermain, berpikir, dan bekerja."
Sekarang, Stanković telah kembali ke Inter Milan dan berharap untuk bersaing memperebutkan tempat di skuad di musim baru, memanfaatkan pengalaman yang diperoleh selama dua musim terakhir. Bagi gelandang muda yang lahir pada tahun 2005 ini, nilai sebenarnya dari pengalaman luar negerinya akan diuji dalam penampilannya yang akan datang untuk Inter Milan.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
အင်တာ မီလန်
အလက်ဆန်ဒါ စတန်ကိုဗစ်
မှတ်ချက် အားလုံး