Kemenangan Newcastle United di depan mata menguap setelah Liverpool mengonversi penalti jadi gol. Manajer Newcastle Matthias Jaissle mengkritik keputusan itu.

Newcastle harus rela berbagi angka dengan Liverpool menyusul hasil imbang 2-2 di pertandingan Liga Inggris, Minggu (23/8/2026). The Magpies mengawali permainan dengan sip usai Anthony Elanga mencetak gol cepat di lima menit pertama.
Liverpool membalas lewat Cody Gakpo setelah restart, tapi Newcastle langsung merespons dengan gol Joe Willock untuk kembali di depan. Keunggulan 2-1 dipertahankan tim tuan rumah sampai pengujung permainan.
Namun, pelanggaran Lewis Hall terhadap Joe Willock memaksa wasit Stuart Attwell menunjuk titik 12 pas. Dominik Szoboszlai maju sebagai eksekutor, tembakannya sukses bersarang di sudut atas gawang Newcastle. Liverpool menyeimbangkan kedudukan, tepat sebelum peluit tanda laga berakhir dibunyikan.
Jaissle menilai, Newcastle United kurang beruntung hanya imbang usai tampil bagus. Ditambahkan Jaissle, pelanggaran Hall tak layak jadi penalti.
"Ini nasib sial, saya akan mengatakannya demikian," sungut pelatih Jerman itu kepada Sky Sports. "Saya sangat, sangat senang dengan penampilan tadi setelah waktu yang singkat."
"Para pemain benar-benar berjuang sampai akhir, mereka mengerahkan hati mereka di atas lapangan. Sayang sekali, kami tidak bisa mendapatkan tiga poin penuh," lanjut dia usai pertandingan Newcastle vs Liverpool.
"Itu [penalti] yang terlalu mudah diberikan. Benar-benar penalti yang mudah, jika Anda memberikannya maka akan ada banyak penalti seperti itu di masa depan. Saya tidak menyukai hal itu," ceplos Jaissle.
လီဗာပူး
နယူးကာဆယ်
ဂျို ဝီလော့ခ်
မှတ်ချက် အားလုံး