Menurut Facta Daily, direktur olahraga Genoa Diego Lopez telah diskors oleh komite disipliner Serie A hinga 8 September karena perilaku tidak pantas menyusul kekalahan 0-2 tim dari Napoli.

Hakim disipliner Serie A Gerardo Mastrandrea menemukan bahwa Lopez, yang tidak ada dalamdaftar pertandingan resmi, secara tidak seharusnya memasuki lapangan setelah pertandingan berakhir. Dia menjadi emosional, berulang kali menantang keputusan wasit, dan terus memprotes di area ruang ganti, bahkan sempat menghalangi wasit menutup pintu ruang ganti.
Kontroversi ini bermula dari gol pertama pertandingan. Dalam gol tersebut, Bernardo Silva melakukan kontak fisik dengan bek Genoa Johan Vásquez sebelum mencetak gol, tetapi wasit Marco Di Bello tidak meniup peluit untuk pelanggaran. Genoa percaya bahwa insiden ini memengaruhi keabsahan gol dan menyatakan ketidakpuasan yang kuat terhadap keputusan tersebut. Napoli kemudian mencetak gol kedua melalui Matteo Politano, dan akhirnya menang 2-0.
Pelatih Genoa Daniele De Rossi memprotes keputusan ini kepada wasit di pinggir lapangan selama pertandingan dan secara terbuka menyatakan setelah pertandingan: "Tidak ada seorang pun di dunia ini yang akan berpikir itu bukan pelanggaran."
Namun, badan wasit Italia kemudian mendukung keputusan wasit Di Bello. Daniele Orsato, kepala komite wasit, menyatakan bahwa keputusan itu sesuai dengan aturan dan tinjauan VAR juga mengonfirmasi bahwa gol itu sah.
Selain insiden gol di awal pertandingan, Lopez juga menyebutkan keluhan lainya setelah pertandingan, termasuk keputusan terkait VAR dalam pertandingan tandang tim melawan Napoli, dan keyakinan Genoa bahwa seorang pemain Napoli seharusnya menerima kartu merah dalam pertandingan melawan Roma.
Akhirnya, komite disipliner menskors Lopez selama dua mingu karena perilakunya setelah pertandingan.
Diterjemahkan oleh AI.
Situs web AF kini hadir! Lihat berita lengkap, komentar, detail pertandingan, dan statistik di komputer Anda. Kunjungi: www.allfootballapp.com
ဂျီနိုအာ
မှတ်ချက် အားလုံး