Savinho telah meninggalkan Manchester City untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur. Di klub barunya itu, ia kembali menggunakan nama aslinya, Savio.

Kedua tim memanggilnya dengan sebutan berbeda saat transfernya diresmikan pada Selasa (25/8/2026). City mengucapkan, "Semoga sukses, Savinho", sedangkan Spurs menyambutnya dengan kalimat, "Selamat datang di Tottenham, Savio."

Pemain 22 tahun itu bernama asli Savio Moreira de Oliveira. Sewaktu mengawali karier bersama Atlético Mineiro, ia memakai nama depannya. Hal itu berlanjut saat memperkuat PSV Eindhoven dan Girona.

Ketika pertama kali menerima panggilan Timnas Brasil pada Maret 2024, ia mendapat jersey dengan nama punggung bertuliskan Savinho. Dari situ, ia pun memutuskan untuk terus memakai nama itu demi keberuntungan saat pindah ke City pada Juli di tahun yang sama.

Selama dua tahun di City, Savinho memenangi tiga trofi serta mencetak tujuh gol dan 16 assist dalam 84 penampilan. Namun ia gagal memenangi Premier League atau Liga Champions. Ia juga tak benar-benar menjadi pemain inti.

Kondisi itu membuat Savio kemudian memilih pindah ke London demi memperkuat Spurs. Ia pun kembali memakai nama aslinya bersama dengan nomor punggung 17. Spurs diketahui telah meminatinya sejak tahun lalu, namun baru terealisasi saat ini.

"Butuh waktu cukup lama, namun saya sangat senang bisa berada di sini. Ini adalah kesempatan luar biasa di klub yang hebat, bersama salah satu manajer terbaik di dunia," ujar Savio.

"Begitu berbicara dengan pelatih kepala (Roberto De Zerbi), saya tahu saya harus bergabung. Dia bilang ingin membantu saya mencapai level tertinggi, dan saya yakin kami bisa mewujudkannya bersama-sama sebagai sebuah tim," tegasnya.