Real Madrid sempat dicemooh suporternya sendiri di tengah kemenangan telak atas Real Sociedad 4-1. Pelatih Madrid Jose Mourinho memahami rasa frustrasi fans.

Madrid melakoni laga kandang pertamanya di LaLiga 2026/2027 dengan menjamu Sociedad. Bertanding di Santiago Bernabeu pada Kamis (27/8) dinihari WIB, Los Blancos tak cukup meyakinkan di awal permainan.
Butuh 40 menit untuk memecah kebuntuan setelah Kylian Mbappe membuka skor. Namun, Sociedad hanya butuh empat menit untuk menyamakan skor melalui gol Luka Sucic.
Sorakan "huu" di berbagai penjuru Bernabeu terdengar sebelum turun minum. Madridista frustrasi lantaran pasukan Mourinho kesulitan mendapatkan ritme permainan, ceroboh saat menguasai bola, dan rentan ketika mendapatkan serangan balik.
Kendati begitu, titik balik Real Madrid terjadi di babak kedua. Dua gol tambahan diceploskan Mbappe, yang ditambah satu dari Vinicius Junior. Madrid memetik kemenangan keduanya sekaligus melambung ke puncak klasemen Liga Spanyol dengan enam poin.
Mourinho menilai, ada sisi baik dari cemoohan suporter. "Kita sudah tahu bagaimana Bernabeu itu, dan untunglah ada itu. Ini kan sebuah konsekuensi dari sejarah klub. Mereka membayar untuk mendapatkan pengalaman dari berbagai emosi mereka," ucap the Special One dilansir Marca.
"Fans mencemooh karena mereka ingin Madrid mendominasi, mendominasi, dan mendominasi permainan. Namun, tadi tim tetap tenang. Beberapa cemoohan toh tidak menyakiti siapapun; hal itu justru membuat Anda tumbuh," ujar Jose Mourinho.
ရီးယဲလ် မက်ဒရစ်
မော်ရင်ဟို
အမ်ဘာပေ
မှတ်ချက် အားလုံး