Arsenal gagal mendapatkan tambahan penting untuk lini depannya pada musim panas ini. Apakah The Gunners bisa bersaing?

Arsenal, juara bertahan Liga Inggris, awalnya coba ambisius di bursa transfer musim panas ini. Beberapa nama top coba dikejar, khususnya untuk pos sayap kiri.
Sebut saja Morgan Rogers, yang awalnya jadi incaran utamanya. Winger Aston Villa itu kemudian malah dibajak Chelsea, dengan nilai transfer 117 juta paun.
Target Arsenal kemudian pindah ke Vinicius Junior. Winger Brasil itu sempat dirumorkan ingin cabut, namun berujung meneken kontrak baru bersama Real Madrid.
Terakhir, Julian Alvarez jadi incaran Arsenal. Penyerang Argentina itu sedianya sudah mendapat izin dari Atletico Madrid untuk ke London, namun Alvarez yang menolaknya, sebab lebih ingin ke Barcelona.
Tiga pemain top gagal direkrut, Arsenal akhirnya cuma mendapatkan Christos Tzolis. Winger kiri itu didatangkan dari Club Brugge. Sisanya, Mikel Arteta mendatangkan gelandang baru yakni Bruno Guimaraes dan bek Ezri Konsa.
Saat butuh daya gedor baru di pos kiri, Arsenal justru melepas banyak pemain yang mahir di posisi itu. Sebut saja Gabriel Martinelli, Leandro Trossard, Gabriel Jesus, dan Ethan Nwaneri. Mereka semua pemain yang bisa dipasang sebagai sayap kiri.
Pos sayap kiri Arsenal kini praktis cuma ada Tzolis dan Eberchi Eze. Eze posisi naturalnya adalah gelandang serang, namun bisa dimainkan di kiri. Sementara Noni Madueke juga bisa ditaruh di kiri, meski biasa bermain di kanan.
Musim lalu, Martinelli bisa mencetak 11 gol, Trossard (8), Jesus (6), dan Eze (10). Untuk Eze, sembilan 9 gol di antaranya dicetak saat jadi gelandang serang Arsenal.
Melansir Sky Sports, lini depan Arsenal bakal jadi sorotan musim ini. Kemampuan rotasi dan taktik Arteta yang gagal mendapat amunisi top diuji untuk terus bersaing memperebutkan gelar.
Untuk mengatasinya, Arsenal sedianya sudah memperdalam skuad. Tiap posisi ada dua pemain yang bisa diturunkan, beberapa ada tiga.
Seperti saat Arsenal mendatangkan Bruno Guimaraes, yang dinilai bagus dalam membongkar pertahanan lawan musim lalu. Gelandang Brasil itu diharapkan bisa mendorong Martin Odegaard dan Max Dowman lebih efektif dalam menyerang.
Selain itu, departemen medis juga dirombak Arsenal. Hal itu diharapkan bisa menjaga konsistensi pemainnya dari segi kebugaran.
Namun masalahnya, para rival juga memperkuat tim dengan luar biasa. Manchester City merekrut tiga gelandang top macam Enzo Fernandez, Elliott Anderon, dan Ayyoub Boaddi. Chelsea bisa mendatangkan Rogers, hingga Liverpool merekrut Bradley Barcola.
Apakah Arsenal bisa menghadapi persaingan usai gagal menambah kekuatan yang diinginkan Arteta musim ini?
အာဆင်နယ်
အက်သလက်တီကို မက်ဒရစ်
ဘဲဆစ်တပ်စ်
မီကယ် အာတီတာ
ထရော့စတာ့
ဂါဘရီရယ်
မာတီနယ်လီ
အယ်လ်ဗာရက်ဇ်
မှတ်ချက် အားလုံး