Chelsea boleh saja kalah dari Arsenal. Tapi The Blues merasa mampu meladeni sang juara bertahan dan percaya diri bakal makin sip.

Chelsea kalah 1-2 saat tandang ke Emirates Stadium, Minggu (6/9/2026) malam WIB, dalam lanjutan Liga Inggris. The Blues sempat dapat momentum bagus usai unggul pada menit kedua melalui Morgan Rogers.
Akan tetapi pasukan Xabi Alonso gagal memanfaatkannya jadi keuntungan. Mereka tak mampu menahan tekanan sang juara bertahan hingga kebobolan oleh Kai Havertz dan Martin Odegaard.
Chelsea tak semata-mata lihat skor dari laga ini. Bahwa mereka bisa meladeni permainan Arsenal, meski akhirnya jebol, adalah sebuah tanda yang menggembirakan.
Sebab mereka tim yang sedang dalam masa transisi. Sang manajer baru mulai bekerja musim panas ini dan komposisi tim baru dibenahi lagi lewat banyak transfer masuk dan keluar.
"Ini kan baru pertandingan keempat di bawah arahannya. Kami tahu masih banyak yang harus dipoles. Bahkan setelah tiga kemenangan, kami tahu masih ada yang perlu diperbaiki, jadi ini tak mengubah apapun," ungkap Rogers di situs klub.
"Kami bekerja keras di tempat latihan, mencoba untuk memahami satu sama lain dan bagaimana kami ingin bermain. Kami akan membaik. Kami tahu itu."
"Kami akan ada di titik ini lagi, menjalani percakapan yang sama soal perkembangan karena kami selalu ingin berkembang dan selalu ingin lebih baik."
Chelsea sementara masih di peringkat empat klasemen Liga Inggris dengan enam poin. Sebelumnya, mereka meraih kemenangan atas Fulham dan Brighton & Hove Albion.
ချယ်လ်စီ
မှတ်ချက် အားလုံး